Semarang: Jumlah penumpang kereta api pada arus mudik Lebaran Idul Fitri 2018 daerah operasional IV Semarang diperkirakan bakal melonjak 4,6 persen ketimbang Idulfitri 2017. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 Juni 2018 dengan jumlah mengangkut sebanyak 21.192 penumpang.
"Masa angkutan lebaran sudah ditetapkan kemarin. Diperkirakan jumlah pengguna jasa layanan kereta api di wilayah Daop IV Semarang mencapai 464.923 orang atau naik sebesar 4,6 persen dari tahun kemarin, sebanyak 444.646 orang," kata Humas KAI Daop IV Semarang, Suprapto, di Semarang, Jateng, Rabu, 6 Juni 2018.
Pada arus mudik tahun ini, KAI Daop IV Semarang bakal mengoperasikan 118 perjalanan kereta api penumpang untuk jarak pendek, menengah, dan jauh. Menurut Suprapto, dalam arus mudik ini, terdapat jalur rel yang perlu diwaspadai menjadi titik rawan banjir dan longsor. "Ada sekitar lima titik yang menjadi pantauan potensi banjir dan longsor di Krengseng, Plabuan, Kuripan, Kedungjati, dan Alastua, Semarang," beber Suprapto.
Suprapto berujar KAI sudah melakukan perbaikan dan penguatan pendukung pondasi rel. Selain itu, KAI juga menambah tenaga pemeriksa jalur rel sebanyak 97 petugas.
Suprapto menambahkan demi keamanan pemudik, sebanyak 574 personil tenaga keamanan gabungan. "Terdiri dari tenaga keamanan organik KAI 106 personil dan tenaga keamanan non-organik, 468 personil," tegas Suprapto.
Semarang: Jumlah penumpang kereta api pada arus mudik Lebaran Idul Fitri 2018 daerah operasional IV Semarang diperkirakan bakal melonjak 4,6 persen ketimbang Idulfitri 2017. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 Juni 2018 dengan jumlah mengangkut sebanyak 21.192 penumpang.
"Masa angkutan lebaran sudah ditetapkan kemarin. Diperkirakan jumlah pengguna jasa layanan kereta api di wilayah Daop IV Semarang mencapai 464.923 orang atau naik sebesar 4,6 persen dari tahun kemarin, sebanyak 444.646 orang," kata Humas KAI Daop IV Semarang, Suprapto, di Semarang, Jateng, Rabu, 6 Juni 2018.
Pada arus mudik tahun ini, KAI Daop IV Semarang bakal mengoperasikan 118 perjalanan kereta api penumpang untuk jarak pendek, menengah, dan jauh. Menurut Suprapto, dalam arus mudik ini, terdapat jalur rel yang perlu diwaspadai menjadi titik rawan banjir dan longsor. "Ada sekitar lima titik yang menjadi pantauan potensi banjir dan longsor di Krengseng, Plabuan, Kuripan, Kedungjati, dan Alastua, Semarang," beber Suprapto.
Suprapto berujar KAI sudah melakukan perbaikan dan penguatan pendukung pondasi rel. Selain itu, KAI juga menambah tenaga pemeriksa jalur rel sebanyak 97 petugas.
Suprapto menambahkan demi keamanan pemudik, sebanyak 574 personil tenaga keamanan gabungan. "Terdiri dari tenaga keamanan organik KAI 106 personil dan tenaga keamanan non-organik, 468 personil," tegas Suprapto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)