Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

ICW: 20 SIPP Pengadilan Tidak Lengkap

Candra Yuri Nuralam • 22 Mei 2022 18:31
Jakarta: Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai informasi pengadilan saat ini belum sepenuhnya terbuka. Sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) mayoritas pengadilan di Indonesia belum memberikan informasi yang lengkap.
 
"Dari total 34 pengadilan tindak pidana korupsi pada pengadilan negeri yang dipantau, setidaknya 20 SIPP di antaranya tergolong tidak lengkap," kata Peneliti dari ICW Kurnia Ramadhana melalui telekonferensi, Minggu, 22 Mei 2022.
 
Kurnia mengatakan kebanyakan SIPP pengadilan mengabaikan informasi dana umum yang seharusnya bisa diakses. Beberapa data yang ditemukan bahkan tidak menyertakan nama terdakwa yang disidangkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ketiadaan standar penulisan dakwaan, dan kekosongan informasi perihal penasihat terdakwa juga masih terlihat ada," ujar Kurnia.
 
Baca: ICW Nilai Penuntutan KPK terhadap Politikus Kendur
 
ICW juga melihat ada beberapa SIPP pengadilan yang susah diakses publik. Bahkan, terkadang situsnya tidak bisa dibuka sampai berhari-hari.
 
ICW juga mempermasalahkan penulisan putusan di SIPP. Salah tulis masih sering dilihat dalam SIPP pengadilan di Indonesia.
 
"Bagian penuntutan dan putusan juga masih banyak ditemukan permasalahan penulisan," ucap Kurnia.
 
ICW berharap masalah SIPP ini segera diatasi. Publik berhak melihat perkembangan persidangan berdasarkan amanat ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia ke-74 tentang peradilan modern berbasis teknologi informasi untuk melayani yang diterbitkan pada 19 Agustus 2019.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif