Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Pejabat Kejagung Dianggap Lalai Sediakan Minyak Pembersih Mudah Terbakar

Nasional kebakaran gedung kejaksaan agung Kebakaran di Kejaksaan Agung
Siti Yona Hukmana • 23 Oktober 2020 17:51
Jakarta: Direktur Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kejaksaan Agung (Kejagung), NH, ditetapkan sebagai tersangka kasus kebakaran Gedung Utama Kejagung. NH dianggap membuat pelanggaran yang berakibat fatal.
 
"Harusnya dia tidak menggunaakan alat pembersih lantai yang berisi kandungan fraksi solar," kata Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Brigadir Jenderal (Brigjen) Ferdy Sambo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 23 Oktober 2020.
 
Menurut dia, NH meneken perjanjian kerja sama dengan Direktur Utama PT ARM, R, terkait pengadaan alat pembersih lantai bermerek Top Cleaner. Minyak pembersih lantai itu tidak memiliki izin edar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:Polisi Sebut Kebakaran Kejagung Gara-gara Rokok
 
Ferdy mengaku penyidik telah memeriksa ahli kesehatan dalam proses penyidikan beberapa waktu lalu. Ahli mengatakan alat yang mudah terbakar dilarang digunakan.
 
"Ada ketentuannya. Ketentuannya dilanggar," ujar jenderal bintang satu itu.
 
Polisi tidak menemukan motif lain dalam kasus ini. Penyidik meyakini kebakaran terjadi karena faktor kelalaian.
 
"Karena dia tidak mengetahui (itu dilarang) sehingga kita kenakan kealpaan sehingga kita simpulkan Pasal 188 KUHP (kealpaan) bukan Pasal 187 KUHP (sengaja membakar)," ungkap Ferdy.
 
Selain NH, polisi menetapkan R sebagai tersangka. Pasalnya, minyak Top Cleaner didapat dari PT ARM. Mandor UAN dan lima tukang T, H, S, K dan IS, turut menjadi tersangka. Para tukang merokok saat bekerja, sedangkan mandor lalai mengawasi bawahannya.
 
Kedelapan tersangka dikenakan Pasal 188 KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Mereka terancam hukuman hingga lima tahun penjara.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif