NEWSTICKER
Sidang Nurdin Basirun. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Sidang Nurdin Basirun. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Kadis Kepri Diminta Sumbang Hadiah untuk Kunker Nurdin

Nasional Kasus Suap
Fachri Audhia Hafiez • 05 Februari 2020 16:35
Jakarta: Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kepulauan Riau (Kepri) Tjetjep mengaku pernah diminta menyumbang hadiah saat kunjungan kerja (kunker) Gubernur nonaktif Kepri Nurdin Basirun. Sumbangan untuk keperluan doorprize.
 
"Kalau saya hadir ada ajudan 'Pak Tjetjep mau menyumbang apa untuk doorprize?'," beber Tjetjep saat diperiksa untuk terdakwa Nurdin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Februari 2020.
 
Tjetjep mengaku permintaan itu disampaikan ajudan Nurdin, Zulkifli dan Yova sekitar 2018-2019. Tjetjep beberapa kali menyumbang sepeda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Catatan Sipil (PMD Dukcapil) Kepri Sardison juga berpartisipasi memberikan sepeda seharga Rp1,5 juta.
 
Nurdin didakwa menerima suap Rp45 juta dan 11 ribu dolar Singapura. Suap untuk memuluskan penerbitan izin pemanfaatan ruang laut di kawasan Kepri.
 
Suap diduga diterima pada April-Juli 2019. Uang rasuah itu berasal dari dua pengusaha, Kock Meng dan Johannes Kodrat. Kemudian, seorang swasta atau nelayan bernama Abu Bakar.
 
Nurdin didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana.
 
Nurdin turut didakwa menerima gratifikasi Rp4,2 miliar. Uang rasuah diduga berasal dari pengusaha yang meminta penerbitan izin pemanfaatan ruang laut, izin lokasi reklamasi serta ditambah dengan penerimaan dari Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.
 
Nurdin didakwa melanggar Pasal 12 B Ayat (1) Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 65 Ayat (1) KUHP.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif