Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto (tengah). (Foto: Medcom.id/Kautsar Prabowo)
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto (tengah). (Foto: Medcom.id/Kautsar Prabowo)

Wiranto: Penanganan Karhutla Butuh Dana Besar

Nasional kebakaran lahan dan hutan
Kautsar Widya Prabowo • 21 Agustus 2019 19:14
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Politik dan Hukum (Menkopolhukam) Wiranto menyebut penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah memerlukan dana besar. Dana paling banyak dialokasikan untuk operasional personel gabungan yang melakukan pemadaman di lapangan.
 
Wiranto memerinci personel yang dikerahkan memadamkan karhutla bisa mencapai 30 ribuan orang per lokasi. Satu orang personel diberikan dana Rp145 ribu per hari untuk memadamkan api secara manual di titik titik yang sulit dijangkau alat.
 
"Sebanyak 23 ribu personel kita libatkan. Dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) saja sudah sembilan ribu. Dengan biaya sebanyak itu tentu butuh dana besar," kata dia di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu, 21 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Api di Bukit Pandanan Masih Berkobar
 
Mantan Panglima TNI itu berharap kasus karhutla cepat teratasi, agar negara tak perlu mengeluarkan dana besar. Andai harus dikeluarkan, Wiranto mengatakan biaya tanggap darurat bencana akan dialokasikan untuk operasional pemadaman.
 
"Ini penting karena tadi disampaikan bahwa untuk memberi insentif kepada personel pasukan untuk penanggulangan karhutla," tuturnya.
 
Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat sepanjang Januari-Juli 2019, ada 135.747 hektare hutan dan lahan yang terbakar. Kemudian Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)mengalami kebakaran hutan dan lahan seluas 71.712 hektare. Wilayah lain yang juga mengalami kebakaran hutan dan lahan di antaranya Riau seluas 30.065 hektare, Kalimantan Selatan 4.670 hektare, dan Kalimantan Timur 4.430 hektare.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif