Rilis penangkapan terors pimpinan JI, PW - Medcom.id/Cindy
Rilis penangkapan terors pimpinan JI, PW - Medcom.id/Cindy

Pimpinan JI Mendanai Aksi Terorisme dari Usaha Perkebunan Kelapa Sawit

Nasional terorisme
Cindy • 01 Juli 2019 17:06
Jakarta: Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Birgjen Dedi Prasetyo mengungkapkan pemimpin Jamaah Islamiyah (JI), PW, memiliki pondasi ekonomi yang kuat untuk membiayai jaringan terorisnya. PW memiliki usaha perkebunan kelapa sawit di Kalimantan dan Sumatera.
 
"Perkebunan sawit itu menghasilkan uang untuk membiayai aksi, membiayai organisasi dan membiayai gaji daripada pejabat atau orang di dalam struktur Jaringan JI," beber Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 1 Juli 2019.
 
Dedi menuturkan pejabat di dalam struktur jaringan JI digaji Rp10-15 juta per bulan. Mereka aktif membangun ekonomi, merekrut peserta dan pelatihan untuk membuat khilafah di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


PW pernah memberangkatkan enam kelompok anggotanya untuk pelatihan di Suriah. Dana yang dibutuhkan untuk keberangkatan tersebut diambil dari hasil perkebunan kelapa sawit.
 
(Baca juga:Pimpinan Jamaah Islamiyah Indonesia Ditangkap)
 
"Saat ini jaringan JI memang terlihat belum melakukan rencana aksi terorismenya di Indonesia. Tapi yang bersangkutan bersama kelompoknya saat ini sedang membangun kekuatan tujuannya untuk membangun khilafah," ucapnya.
 
Lantaran itu, Polri melakukan upaya pencegahan sebelum cita-cita kelompok JI terpenuhi. Saat ini, kepolisian masih mendalami lokasi perkebunan kelapa sawit serta perusahaan milik PW.
 
Selain menangkap PW, Densus 88 Antiteror Polri juga menangkap tersangka teroris berinisial MY, BS, A dan BT. Ketiga teroris PW, MY dan BS ditangkap pada Sabtu, 29 Juni 2019, sekitar pukul 06.12 WIB, di sebuah hotel di Jalan Raya Kranggan Nomor 19, Jatiraden, Bekasi, Jawa Barat.
 
Tersangka lainnya berinisial A ditangkap di Perumahan Griya Syariah, Blok G, Kelurahan Kebalen, Bekasi, Jawa Barat, Minggu, 30 Juni 2019, sekitar pukul 11.45 WIB. Lalu tersangka berinisial BT alias Haedar alias Feni alias Gani ditangkap di hari yang sama sekitar pukul 14.15 WIB di daerah Pohijo, Kecamatan Sampung, Ponorogo, Jawa Timur.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif