Samad Sebut Kasus Century sebagai White Collar Crime

Sunnaholomi Halakrispen 17 April 2018 07:52 WIB
kasus century
Samad Sebut Kasus Century sebagai <i>White Collar Crime</i>
Abraham Samad. Antara Foto
Jakarta: Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad mengakui skandal Bank Century bukan kasus biasa. Ia menyebut kasus ini masuk kategori white collar crime.

“Orang yang melakukannya adalah orang-orang yang punya kemampuan intelektual di atas rata-rata,” kata Samad dalam PrimeTime News Metro TV, Senin, 16 April 2018.

Menurut dia, kasus ini melibatkan orang-orang mahir mengelabui pihak lain, terutama KPK. Ia juga meyakini pihak yang terlibat mampu menyimpan alat bukti hingga menghilangkan jejaknya dari KPK.


“Ini ujian kredibilitas dan ujian sangat berat bagi KPK untuk membuktikan KPK tidak bisa diintervensi. Maka, KPK tidak boleh main-main dalam kasus ini,” tegas Samad.

Baca: Misbakhun Tantang KPK Tuntaskan Kasus Century

Meski pengusutan kasus ini tak ringan, namun KPK harus menyelesaikannya. Menurut dia, KPK bisa menggunakan dakwaan mantan Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya untuk menjerat tersangka lainnya. Budi Mulya pun kini telah menjadi terpidana dalam kasus Bank Century ini.

“Itu sudah dirangkum dalam dakwaan itu tentang siapa-siapa orang yang ikut terlibat di dalamnya dan misalkan salah satunya Pak Boediono, ada beberapa nama. Harapan kita sih pada saat itu memasukkan di dalam dakwaan, kita ingin menguji hasil penyelidikan kita di pengadilan,” paparnya.





(AZF)