Terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra. Foto: MI/Susanto
Terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra. Foto: MI/Susanto

KY Kaji Diskon Hukuman Djoko Tjandra

Nasional Kasus Suap Komisi Yudisial Djoko Tjandra
Fachri Audhia Hafiez • 29 Juli 2021 08:13
Jakarta: Komisi Yudisial (KY) akan mengkaji pengurangan hukuman terdakwa Djoko Soegiarto Tjandra dalam kasus suap penghapusan red notice dan pengurusan fatwa di Mahkamah Agung (MA). Hukuman Djoko dipangkas dari 4,5 tahun menjadi 3,5 tahun penjara di tingkat banding.
 
"KY sesuai kewenangannya dalam melakukan anotasi terhadap putusan akan melakukan kajian atas putusan pengadilan," kata juru bicara KY Miko Ginting melalui keterangan tertulis, Rabu, 28 Juli 2021.
 
Miko menuturkan anotasi terhadap putusan tersebut akan diperkuat melalui sejumlah kajian. Mulai dari elemen masyarakat, akademisi, peneliti, dan organisasi masyarakat sipil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Miko mengatakan KY menaruh perhatian terhadap putusan tersebut. Putusan itu telah memantik perhatian publik terhadap lembaga peradilan.
 
"Hal ini erat kaitannya dengan kepercayaan masyarakat terhadap kehormatan hakim dan integritas pengadilan," ujar Miko.
 
Baca: Djoko Tjandra Ajukan Banding Atas Vonis 4,5 Tahun Penjara
 
Majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan permohonan banding Djoko Tjandra dan hukumannya menjadi 3,5 tahun bui. Ia sejatinya divonis 4,5 tahun penjara di pengadilan tingkat pertama.
 
Perkara nomor: 14/PID.TPK/2021/PT DKI ini diketok pada 21 Juli 2021. Majelis hakim yang mengadili permohonan banding Djoko, yakni Hakim Ketua Muhamad Yusuf serta hakim anggota H. Rusydi dan Brhj. Reny Halida Ilham Malik.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif