Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Pembobolan Data Nasabah Tokopedia Diusut

Nasional perlindungan data pribadi
Siti Yona Hukmana • 07 Juli 2020 22:10
Jakarta: Polri mengusut laporan pembobolan data nasabah Tokopedia. Penyelidikan dimulai dengan memeriksa saksi.
 
"Sudah ada beberapa yang dimintai klarifikasi," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 7 Juli 2020.
 
Argo mengatakan kasus tersebut ditangani Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Siber Bareskrim Polri. Dia memastikan status kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sedang dilakukan penyelidikan," ujar mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.
 
Laporan mengenai bocornya data pengguna Tokopedia pertama kali disebarkan oleh akun firma keamanan siber asal Israel lewat akun Twitter @underthebreach. Mereka mengeklaim bahwa aksi peretasan data 15 juta pengguna Tokopedia ini terjadi pada Maret 2020 dan kini sudah dijual di dark web atau pasar gelap internet.
 
Baca: Marak Penyadapan, Kehadiran UU Hak Privasi Mendesak
 
Diklaim bahwa data ini berisi alamat email, nama akun, dan hash password yang terkumpul dalam file database PostgreSQL. Bahkan, sang peretas disebut telah menjual file berisi 91 juta catatan pengguna dengan harga USD5000 atau kisaran Rp54 juta menurut kurs saat ini.
 
Beberapa pihak anonim asal Tanah Air yang mengaku mencoba membeli data tersebut, mengungkapkan bahwa isi dari file yang dijual peretas benar adanya. Di dalamnya terdapat informasi data pengguna baik pembeli maupun penjual atau pemilik toko online di Tokopedia.
 
Tokopedia telah menyampaikan informasi terkait insiden pencurian data ini secara transparan dan berkala kepada seluruh pengguna. Tokopedia juga telah berkoordinasi dengan pemerintah, yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Badan Siber dan Sandi Negara, dan telah menerapkan langkah-langkah keamanan sesuai standar internasional.
 

(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif