Ilustrasi Polri. Medcom.id
Ilustrasi Polri. Medcom.id

Brigjen Prasetyo Dicecar Pertanyaan soal Surat Jalan Djoko Tjandra

Nasional kasus korupsi Djoko Tjandra
Siti Yona Hukmana • 30 Juli 2020 17:05
Jakarta: Tim Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri memeriksa Brigjen Prasetyo Utomo. Dia dicecar pertanyaan seputar penerbitan surat jalan terpidana korupsi hak tagih Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra.
 
"Hari ini (Kamis, 30 Juli 2020) pukul 12.00 WIB, Brigjen Prasetyo Utomo didampingi oleh staf Divisi Hukum Polri diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Awi emoh bicara soal materi pemeriksaan Prasetyo. Dia hanya menyebut Divisi Propam Polri telah memeriksa 21 saksi terkait kasus penerbitan surat jalan tersebut. Saksi terdiri atas pihak swasta dan polisi dari Pontianak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Brigjen Prasetyo ditetapkan sebagai tersangka Senin, 27 Juli 2020. Tim penyidik juga menelusuri dana dari Djoko Tjandra kepada Eks Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Karo Korwas) PPNS Bareskrim Polri itu.
 
Baca: Brigjen Prasetyo Utomo Ditetapkan Sebagai Tersangka
 
Tak menutup kemungkinan Prasetyo juga dijerat tindak pidana korupsi (tipikor). "Direktorat Tindak Pidana Korupsi Polri saat ini telah membuka penyelidikan terkait kemungkinan adanya aliran dana pada pusaran kasus Djoko S Tjandra tersebut," ujar Awi.
 
Prasetyo dijerat Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP tentang Membuat Surat Palsu juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1e KUHP, Pasal 426 ayat 1 KUHP tentang Pejabat yang Membiarkan Seseorang Melarikan Diri dan atau Pasal 221 ayat 1 ke-2 KUHP tentang Menyembunyikan, Menolong untuk Menghindarkan Diri dari Penyidikan atau Penahanan. Dia diancam hukuman maksimal enam tahun penjara.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif