Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal.
Ilustrasi. Medcom.id/M Rizal.

7 Pengedar Mata Uang Asing Palsu Ditangkap

Nasional pengedar uang palsu uang palsu
Siti Yona Hukmana • 14 Juli 2019 10:11
Jakarta: Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap tujuh pengedar mata uang asing palsu. Para tersangka berinisial AR, AS, RV, FF, PA, HS, dan DA.
 
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Reynold Hutagalung mengatakan kasus ini terendus sejak Juni lalu. Bermula dari informasi masyarakat, Polres Tanjung Priok langsung membentuk tim penyelidikan.
 
"Diketahui, peredaran mata uang asing palsu itu dari berbagai macam negara. Jika ditaksir mencapai miliaran rupiah," kata Reynold saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu, 14 Juli 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Reynold menjelaskan pada 4 Juli 2019 polisi menangkap empat tersangka di depan Hotel Santika, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dari tangan mereka, polisi menyita barang bukti mata uang dolar Amerika Serikat diduga palsu sebanyak 10 ikat dengan masing-masing pecahan USD100 dolar (setara Rp13,9 juta).
 
Guna memastikan asli atau palsu, polisi membawa uang itu ke bank dan tempat penukaran uang (money changer). Pihak bank maupun money changer menduga kuat mata uang asing itu palsu.
 
Polisi lantar berkoordinasi dengan kedutaan besar Amerika Serikat. Pihak Kedubes Amerika Serikat mengonfirmasi kalau mata uang tersebut palsu. "Dugaannya, bukan diproduksi dari Amerika," ungkapnya.
 
Polisi lalu mengembangkan keterangan empat orang yang yang sudah ditangkap. Hasilnya, diketahui masih ada sejumlah pelaku lainnya. Berbekal keterangan pelaku, polisi berhasil menangkap tiga orang yakni FF, PA, dan HS di Pulo Gebang, Jakarta Timur.
 
Dari tangan ketiganya, polisi menyita sejumlah barang bukti mata uang asing negara Kanada, Korea, Brunei Darussalam, dan dolar Singapura. "Tim juga mendapati tiga buah obligasi yang diduga kuat palsu," ujarnya.
 
Tujuh pelaku itu disangka melanggar Pasal 244 KUHP dan 245 KUHP. Ancamannya, hukuman 15 tahun penjara.
 

(AGA)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif