Ilustrasi KPK. Foto: MI.
Ilustrasi KPK. Foto: MI.

KPK Tagih Janji Polri Ungkap Kasus Novel

Nasional novel baswedan
Juven Martua Sitompul • 19 Oktober 2019 06:36
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap tim teknis bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkap terang kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Novel Baswedan. Terpenting, menangkap pelaku dan otak teror keji tersebut.
 
“KPK tentu berharap pelaku penyerangan Novel itu bisa diungkap ya. Bukan hanya pelaku di lapangan yang menyerang pada saat subuh tersebut tetapi juga siapa yang menyuruh atau aktor intelektualnya yang ditemukan,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 18 Oktober 2019.
 
Penanganan kasus Novel sendiri sudah lebih dari 800 hari mangkrak. Belum ada kejelasan dari pihak Polri terkait pengusutan pelaku penyiraman air keras.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lembaga Antirasuah masih optimistis Korps Bhayangkara serius menuntaskan kasus teror keji tersebut. Tim teknis Polri diharap mendapat informasi teranyar perihal pelaku ataupun dalang dari penyerangan.
 
“Presiden kan bilang memberikan waktu tiga bulan kami cukup yakin Polri juga memberikan informasi perkembangan kepada Presiden terkait penanganan perkara tersebut,” kata Febri.
 
Febri menjawab diplomatis saat disinggung informasi terbaru dari hasil kerja tim teknis bentukan Polri. Masa kerja tim ini sendiri akan berakhir, Sabtu, 19 Oktober 2019.
 
“Yang pasti penyerangan terhadap Novel kita tunggu siapa pelaku menyerangnya,” ujarnya.
 
Komisi Antikorupsi mengingatkan dampak buruk bagi penegak hukum jika Polri tidak juga menangkap pelaku penyerangan. Apalagi, kata Febri, kasus teror tidak hanya menyasar Novel melainkan pegawai KPK yang lain.
 
“Ada juga yang diserang misalnya mobilnya ditaruh air keras dan sejenisnya. Dan juga ada ke rumah pimpinan KPK bom molotov yang dilempar dan tas yang diduga fake bom. Ini tentu harapannya bisa terungkap,” pungkasnya.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif