Ketua KPK Firli Bahuri (kanan) menyampaikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020. Foto: Antara: Dhemas Reviyanto.
Ketua KPK Firli Bahuri (kanan) menyampaikan keterangan pers usai melakukan pertemuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 14 Januari 2020. Foto: Antara: Dhemas Reviyanto.

Ketua KPK Pastikan Usut Kasus Suap ASABRI

Nasional ASABRI
Cindy • 14 Januari 2020 21:47
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan bekerja sama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kasus dugaan korupsi PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI). KPK perlu mengonfirmasi informasi tersebut langsung ke BPK.
 
"Kita harus dengarkan dulu bagaimana temuan dari BPK," kata Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Januari 2020.
 
KPK tak bisa asal melakukan penyelidikan terhadap suatu informasi yang belum tentu kebenarannya. Ada standar operasional prosedur (SOP) dalam penyelidikan dan penyidikan kasus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita tak bisa melakukan suatu tindakan penyelidikan penyidikan apabila tidak ada konfirmasi yang jelas dan tentu ini akan kita bahas dengan BPK," ucap Firli.
 
Firli mengaku telah menghubungi Ketua BPK Agung Firman Sampurna untuk menindaklanjuti kasus dugaan korupsi ASABRI. Dia akan mengulik kebenaran dari informasi itu.
 
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menerima informasi dugaan korupsi di PT ASABRI (Persero). Dugaan penyelewengan dana asuransi itu diduga dilakukan dengan modus investasi saham gorengan.
 
"Tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya (PT Asuransi Jiwasraya), di atas Rp10 triliun," kata Mahfud di Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020.
 
Menteri BUMN Erick Thohir siap berkonsultasi dengan Menhan dan Menko Polhukam ihwal PT ASABRI. Pertemuan pihak terkait direncanakan dilakukan setelah Erick kembali ke Indonesia setelah mendampingi Presiden Joko Widodo kunjungan kerja ke Uni Emirat Arab.
 

 

 

(BOW)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif