Ilustrasi gedung Kejaksaan Agung. Foto: MI/M Irfan
Ilustrasi gedung Kejaksaan Agung. Foto: MI/M Irfan

Tersangka Korupsi Jiwasraya Terancam Pasal Pencucian Uang

Nasional Jiwasraya
Juven Martua Sitompul • 16 Januari 2020 19:12
Jakarta: Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka peluang menjerat tersangka kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU). Penyidik masih menelusuri aliran dana dari skandal rasuah di perusahaan pelat merah tersebut.
 
“Nanti kita lihat pengembangannya, sekarang tipikor dulu. Apakah nanti hasil kejahatannya itu dicuci atau dipakai untuk kepentingan lain,” kata Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono di Kejagung, Jakarta, Kamis, 16 Januari 2020.
 
Hari mengaku penyidik masih mencari bukti-bukti tambahan buat menjerat para tersangka dengan pasal pencucian uang. Pencarian barang bukti bersamaan dengan penyidikan tindak pidana korupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Nanti pelacakannya duitnya untuk apa atau kita bisa dapatkan apa kira-kira asetnya di mana bisa kita sita, kalau memang nanti mencukupi untuk pemulihannya,” kata dia.
 
Hari menyebut kelima tersangka memilki peran berbeda. Namun, dia belum mau membeberkan peran masing-masing tersangka.
 
Penyidik mengendus penyamaran uang korupsi Jiwasraya ke sebuah saham. Namun, dia tak memerinci saham yang menjadi wadah pencucian uang tersebut.
 
Kejagung menetapkan lima tersangka kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Kelimanya yakni mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya Syahmirwan, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Hary Prasetyo, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat, dan Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro.
 
Kelima tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif