Polisi Panggil Dahnil Anzar Terkait Kasus Korupsi

Muhammad Al Hasan 22 November 2018 19:10 WIB
kasus korupsi
Polisi Panggil Dahnil Anzar Terkait Kasus Korupsi
Ketua Pemuda Muhammadiyah Danhil Anzar Simanjutak. Foto: MI/Ramdani
Jakarta: Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya berencana memanggil Ketua Pemuda Muhammadiyah Danhil Anzar Simanjutak. Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu bakal dipanggil Jumat, 23 November 2018 sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi.

Kasubdit Tipikor Ditkrimsus Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendarwan mengatakan, pemanggilan Dahnil ini terkait kasus dugaan penyimpangan anggaran kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia yang dilaksanakan oleh Kemenpora RI tahun anggaran 2017. 

"Ada panggilan Ketua Pemuda Muhamadiyah Pak Danhil dan Ahmad Fanani Ketua Panitia Kegiatan Kemah Pemuda Islam," ujar Bhakti, Kamis, 22 November 2018.


Bhakti mengatakan mendapat laporan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyatakan ada potensi kerugian negara dalam kasus tersebut. Terkait jumlah kerugian, pihaknya masih menunggu audit lebih lanjut dari BPK.

"Cuma untuk total kerugian kita harus nunggu audit yang lebih detil lagi," ujarnya.

Adapun, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan mengatakan, hingga kini terlapor dalam dugaan korupsi tersebut masih berstatus lidik. Oleh karenanya dia belum dapat menyampaikan siapa saja pihak yang terlibat dalam kasus tersebut. 

Pada Senin, 19 November lalu Diretkrimsus Polda Metro Jaya sudah memanggil tiga saksi untuk diperiksa dalam kasus tersebut. Di antaranya ketua kegiatan dari Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani, Pejabat dari Kemenpora Abdul Latif, dan ketua kegiatan dari GP Ansor Safarudin. Namun pihak dari Muhammadiyah tidak hadir untuk memenuhi panggilan tersebut. 

"Tiga orang hari ini diperiksa rencananya tapi satu tidak datang," tutur Adi.




(DMR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id