Penyidik senior KPK Novel Baswedan menunjukkan poster dukungan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) atas kasus yang menimpa dirinya, Jakarta, Kamis (22/2). (Foto: MI/Rommy Pujianto)
Penyidik senior KPK Novel Baswedan menunjukkan poster dukungan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) atas kasus yang menimpa dirinya, Jakarta, Kamis (22/2). (Foto: MI/Rommy Pujianto)

TGPF Independen Kesempatan Jokowi

Nasional novel baswedan
Juven Martua Sitompul • 12 April 2019 06:06
Jakarta: Presiden Joko Widodo kembali didesak segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Independen, untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Desakan ini disampaikan dalam memperingati dua tahun kasus Novel mangkrak.
 
"Semua masyarakat Indonesia marilah kita mendesak kepada Bapak Presiden untuk mau peduli untuk dibentuk TGPF," kata Novel Baswedan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 11 April 2019.
 
Novel memastikan desakan pembentukan TGPF Independen ini tak ada hubungannya dengan politik atau Pilpres. Pembentukan TGPF justru kesempatan bagi Jokowi menunjukkan komitmennya dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini bukan masalah politik. Bukan masalah kita mau mendukung kita atau bukan, tapi kesempatan ini adalah kesempatan yang baik bagi Bapak Presiden untuk menunjukan komitmen dalam rangka mendukung pemberantasan korupsi," kata Novel.
 
Menurut Novel, pembentukan TGPF Independen ini juga penting untuk mengusut kasus teror terhadap pegawai KPK lainnya. Termasuk, teror yang dialami dua pimpinan KPK, Agus Rahardjo dan Laode M Syarief beberapa waktu silam.
 
Tanpa menuntaskan kasus sebelumnya, kata Novel, teror-teror serupa kemungkinan besar bakal kembali dialami pegawai KPK lain. Teror-teror ini harus segera dihentikan agar pemberantasan korupsi dapat berjalan secara maksimal.
 
"Saya tentunya, kita tentunya berharap kita ingin menghentikan itu. Tidak boleh ada lagi teror-teror yang dilakukan terhadap orang-orang yang berjuang memberantas korupsi," pungkasnya.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif