Aktivis 98 Faizal Assegaf (tengah). (Foto: MI/Susanto)
Aktivis 98 Faizal Assegaf (tengah). (Foto: MI/Susanto)

Aktivis Faizal Assegaf Dilaporkan ke Polisi

Nasional pencemaran nama baik
Siti Yona Hukmana • 16 Maret 2019 12:07
Jakarta: Ketua Progres 98 Faizal Assegaf dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Ia duduga telah melakukan pencemaran nama baik kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
 
"Iya kemarin ada dua laporan masuk terkait pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Faizal Assegaf," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada Medcom.id di Jakarta, Sabtu, 16 Maret 2019.
 
Laporan pertama dilayangkan oleh seorang warga DKI Jakarta bernama Fikri Assegaf. Laporan itu teregistasi dengan nomor LP/1585/III/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus tanggal 14 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, laporan kedua dilayangkan oleh Damai Hari Lubis yang juga warga DKI. Laporannya teregistrasi dengan nomor LP/1604/III/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus tanggal 15 Maret 2019.
 
Baca juga:Aktivis 98 Akan Laporkan Prabowo-Sandi ke Bawaslu
 
Laporan ini dilayangkan setelah Faizal mencuitkan suatu pernyataan di Twitter pribadinya. Cuitan itu disebutkan mengandung ujaran kebencian dan SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) yang ditujukan kepada Anies Baswedan.
 
Cuitan Faizal itu diduga telah melanggar undang-undang ITE dan pencemaran nama baik. Selain itu, pernyataan Faizal di media sosial Twitter itu diduga juga mengandung unsur provokasi dan mengadu domba antarumat Islam.
 
Berikut cuitan Faizal Assegaf, "Inget bung @aniesbaswedan, kita ini warga keturunan Arab, tahu dirilah! Jgn pernah menghidupkan kembali politik busuk primordialisme kakekmu di bumi NKRI. Jangan pernah jadikan Kantor Gubernur DKI JKT sebagau markas politik kaum intoleran HTI & PKS. Goblok kamu, penghianat NKRI!"
 
"Faizal disangkakan Pasal 28 ayat 2 Undang-undang ITE," pungkas Argo.
 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi