Anggota Komisi III Tagih Janji Kapolri Ungkap Kasus Novel
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP Arteria Dahlan--MI/Mohamad Irfan
Jakarta: Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP Arteria Dahlan menagih janji Kapolri mengungkap kasus teror terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Peristiwa penyiraman air keras terhadap Novel berusia 11 bulan.

"Pak Kapolri alhamdulilah kita mau merayakan hari ulang tahun satu tahun Pak Novel Baswedan itu tidak terselesaikan kasusnya," kata Arteria saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kapolri di Komisi III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Maret 2018.

Baca: KPK Percaya Polisi Tuntaskan Kasus Teror Novel
 
Meski Komisi III kerap tak sepaham dengan KPK, namun pelaku penyerangan terhadap aparat penegak hukum harus ditindak. Polisi diminta segera memberikan kepastian hukum. 


"Tidak boleh ada sedikit pun serangan terhadap penegak hukum. Kami polisi diserang marah kita. Polisi melawan polisi kita marah," ungkapnya. 



Politikus PDIP itu tak ingin ada anggapan seolah-olah Polri tak mampu menangani kasus ini. Sehingga muncul desakan segera dibentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF). "Itu yang selama ini Komisi III katakan tidak. Kita percaya betul dengan institusi Polri," tutupnya.

Orang tak dikenal menyiramkan cairan asam ke wajah Novel, Selasa pagi 11 April 2017. Pelaku beraksi saat Novel berjalan kaki pulang usai salat Subuh di masjid dekat rumahnya.



(YDH)