Ilustrasi internet. Medcom.id
Ilustrasi internet. Medcom.id

Butuh Penanganan Khusus Tangkal Radikalisme di Ruang Digital

Nasional terorisme teroris radikalisme
Theofilus Ifan Sucipto • 18 Oktober 2020 09:43
Jakarta: Penanganan radikalisme di ruang digital membutuhkan penanganan khusus. Pemerintah tengah menyusun strategi untuk mengeksekusi wacana tersebut.
 
“Peredaran informasi radikal di ruang digital perlu disusun rencana aksi dan SOP (standar operasional dan prosedur) yang terukur,” kata Deputi Bidang Koordinasi, Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Rus Nurhadi Sutedjo, dalam keterangan tertulis, Minggu, 18 Oktober 2020.
 
Rus menyebut penanganan radikalisme selama ini telah dilaksanakan masing-masing kementerian/lembaga. Namun, upaya itu masih berlangsung secara parsial dan membutuhkan sinergi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Perlu sada surat edaran bersama atau nota kesepahaman antarkementerian dan lembaga,” ujar dia.
 
Penanganan radikalisme di ruang digital perlu melibatkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Sebab, mereka memiliki sebaran data dan bersinggungan langsung dengan topik tersebut.
 
Meski begitu, Rus menyebut, upaya menangkal radikalisme bukan hanya tugas pemerintah. Seluruh elemen masyarakat berperan mencegah meluasnya paham radikalisme.
 
“Walaupun perlu menindak radikalisme di ruang digital, dunia nyata tetap memegang peran krusial dalam peredaran narasi di masyarakat,” tutur Rus.
 
Sementara itu, staf khusus Menkominfo Bidang Kebijakan Digital, Dedy Permadi, mengatakan penyusunan penanganan radikalisme di ruang digital dibagi menjadi tiga termin. Yakni jangka pendek, menengah, dan panjang.
 
Fokus jangka pendek yaitu menginventarisasi sumber daya, pemetaan, dan pembagian tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Kemudian, melakukan asesmen awal terkait ruang lingkup pengawasan konten.
 
“Juga menyusun definisi radikalisme atau ekstremisme,” terang Dedy.
 
Tahap selanjutnya rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan untuk bertukar pikiran. Seluruh masukan akan dibahas demi mencapai rencana aksi yang matang.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif