Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Medcom.id/Siti Yona Hukmana

Anak Gus Nur Diduga Terlibat dalam Pembuatan Video Penghinaan

Nasional nahdlatul ulama ujaran kebencian
Siti Yona Hukmana • 02 November 2020 16:50
Jakarta: M Munjiat, anak Sugi Nur Raharja (SN) atau Gus Nur, diperiksa penyidik Bareskrim Polri. Munjiat diduga mengetahui video dugaan penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU) yang menjerat ayahnya.
 
"Dilakukan pemeriksaan terkait perannya terlibat bersama SN dan dilakukan pemeriksaan sebagai saksi sejauh mana keterlibatannya membuat video," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 2 November 2020.
 
Polisi juga mengusut dugaan keterlibatan Munjiat terkait pengunggahan video itu di YouTube. "Dikarenakan nama yang bersangkutan sesuai dengan channel YouTube yang digunakan pengeditan" ujar jenderal bintang satu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Awi menegaskan semua pihak yang terlibat dalam pembuatan video penghinaan itu akan diperiksa. Mereka bakal bersaksi dalam kasus yang menyeret Gus Nur.
 
"Orang-orang yang berada dalam proses pembuatan video tersebut akan dilakukan panggilan, termasuk saudara RH (Refly Harun)," tutur Awi.
 
Baca: Sebut NU Ugal-ugalan, Gus Nur Mengaku Peduli
 
Penyidik telah memeriksa empat saksi terkait kasus ini. Mereka ialah pihak pelapor, ahli bahasa, dan ahli hukum pidana. Penyidik juga berencana memeriksa ahli ITE.
 
Gus Nur ditetapkan sebagai tersangka terkait ujaran kebencian kepada NU. Dia diduga menyebarkan informasi yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan yang bermuatan Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) serta penghinaan.
 
Gus Nur dilaporkan ke Bareskrim Polri pada Rabu, 21 Oktober 2020. Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/0596/X/2020/Bareskrim.
 
Gus Nur disangkakan melanggar Pasal 45A ayat 2 Jo Pasal 28 ayat (2) dan atau Pasal 45 ayat (3) Jo Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor (UU) 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 156 KUHP dan atau Pasal 310, 311 dan 207 KUHP.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif