ilustrasi. Medcom.id
ilustrasi. Medcom.id

Cegah Aliran Dana Radikalisme, Polisi Didesak Investigasi Kotak Amal di Minimarket

Nasional terorisme polri teroris
Fachri Audhia Hafiez • 02 Desember 2020 17:32
Jakarta: Pemerintah dan Polri didesak menginvestigasi aliran dana dari kotak amal dan kegiatan filantropi di minimarket atau supermarket di seluruh kawasan di Indonesia. Pasalnya, salah satu sokongan dana kelompok radikal Jemaah Islamiyah (JI) bersumber pada kotak amal.
 
"Jangan sampai dana yang terkumpulkan, menjadi sumber pendanaan dari kelompok radikal, teroris maupun kelompok-kelompok yang memiliki agenda yang bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata anggota Komisi IX Muchamad Nabil Haroen dalam keterangan tertulis, Rabu, 2 Desember 2020.
 
Nabil meminta adanya penertiban regulasi dalam pola filantropi. Sekaligus pemberian sanksi jika pola tersebut melanggar ketentuan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah juga didorong menyampaikan kepada pengelola gerai swalayan agar selektif dalam pengelolaan dana kotak amal. Politikus PDIP itu mengimbau masyarakat bersedekah melalui lembaga yang terpercaya.
 
Lembaga yang jelas kontribusinya untuk pengembangan kemanusiaan. Kemudian laporannya terpublikasi secara rutin ke publik.
 
"Misalnya NUCare-Lazis Nahdlatul Ulama, atau LAZISMU/Muhammadiyah, maupun lembaga lain," ucap dia.
 
Baca: Foto 11 Buron Teroris Jaringan MIT Disebar
 
Sebelumnya, Polri mengungkap sokongan dana JI setelah Taufik Bulaga alias Upik Luwanga (UL) ditangkap. Dana bersumber dari badan usaha milik perorangan atau milik anggota JI sendiri.
 
Dukungan dana itu dalam jumlah besar. Namun, Polri tak memerinci totalnya. Dana itu digunakan untuk memberangkatkan para teroris ke Suriah untuk pelatihan militer hingga taktik teror.
 
"Selain itu, untuk gaji rutin para pimpinan Markaziyah JI serta pembelian persenjataan dan bahan peledak yang akan digunakan untuk amaliyah atau jihad organisasi JI," ungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 30 November 2020.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif