Ilustrasi Jiwasraya. Antara.
Ilustrasi Jiwasraya. Antara.

Kejagung Selisik Keterlibatan 10 Nama di Kasus Jiwasraya

Nasional Jiwasraya
Whisnu Mardiansyah • 07 Januari 2020 19:47
Jakarta: Kejaksaan Agung masih mendalami keterlibatan 10 nama yang dicekal ke luar negeri terkait kasus gagal bayar PT Jiwasraya Persero.Kejaksaan Agung belum meminta keterangan 10 nama itu.
 
"Ya semua masih proses keterlibatan mereka," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono di Kantor Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 7 Januari 2019.
 
Kejagung masih mengumpulkan bukti keterlibatan 10 nama itu. Bukti-bukti itu dikumpulkan dari keterangan saksi yang telah dipanggil selama dua hari terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita proses soal keterlibatan mereka kenapa kita akan mencekal. Tentu pada saatnya nanti akan kita berikan keterangan. Kita mencari alat bukti dari saksi dulu," jelas Hari.
 
Hari meminta 10 nama yang dicekal itu tak mangkir saat dipanggil. Kejagung mencekal mereka agar tak kabur ke luar negeri.
 
"Ini pencegahan ya, kita harapkan mereka nanti kooperatif pada saat diperlukan posisinya berada di Indonesia," jelas Hari.
 
Sebelumnya, Kejaksaan Agung mencegah ke luar negeri 10 nama yang berpotensi menjadi tersangka kasus gagal bayar Jiwasraya pada Kamis, 26 Desember 2019. Sepuluh orang tersebut ialah HR, DYA, HP, MZ, DW, GLA, ERN, HH, BT, dan AS.
 
Lima orang diperiksa sebagai saksi pada Selasa, 7 Januari 2020. Mereka ialah Kepala Divisi Keagenan PT. Jiwasraya Handi Surya Adiguna, Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PT. Jiwasraya periode 2015-2018 Sumarsono, Kepala Divisi Hukum PT. Asuransi Jiwasraya periode 2015-2018 Ronang Andrianto, Direktur PT. Pool Advista Aset Menjemen, dan Kepala Divisi Pemasaran PT. Jiwasraya Ida Bagus Adinugraha.
 
Kejaksaan Agung juga memeriksa enam saksi dari jajaran PT Asuransi Jiwasraya pada Senin, 6 Januari 2020. Mereka antara lain Kepala Divisi Pertanggungan Perorangan dan Kumpulan Jiwasraya Budi Nugraha, dua mantan Agen Bancassurance Jiwasraya Getta Leonardo Arisanto dan Bambang Harsono, mantan Kepala Pusat Bancassurance dan Aliansi Strategis Jiwasraya Dwi Laksito, serta Kadiv Penjualan Jiwasraya Erfan Ramsis.
 
Selain itu, Direktur Utama PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro juga kembali dipanggil dalam pemeriksaan hari ini. Benny mangkir pemeriksaan pekan lalu lantaran sakit.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif