Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar,
Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar,

Tim Investigasi NasDem Bukan Menandingi KPK

Nasional partai nasdem OTT KPK
Nur Azizah • 11 Juli 2019 16:49
Jakarta: Partai NasDem membentuk tim investigasi untuk mengusut kasus dugaan suap reklamasi di Batam yang melibatkan Gubernur Kepulauan Riau sekaligus kader NasDem, Nurdin Basirun. Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate mengatakan tim investigasi bukan untuk menandingi penyelidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
"Kami percaya sekali pada proses KPK, kami juga berharap proses KPK itu berjalan sesuai aturan," kata Johnny di kompleks DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 11 Juli 2019.
 
Johnny menyebut tim investigasi NasDem akan berangkat hari ini. Tim akan bekerja mulai dari Tanjung Pinang untuk mendapatkan informasi yang detail dan menyeluruh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebab, pihaknya menilai ada hal-hal belum jelas dalam penangkapan itu.Nantinya, hasil investigasi akan menjadi landasan NasDem untuk mengambil keputusan. NasDem tak ingin gegabah dalam memutuskan sesuatu.
 
"Sehingga sebelum mengambil keputusan dengan kami harus mengumpulkan informasi yang cukup komplet dulu agar tidak salah," ujar dia.
 
(Baca juga:Ketua DPW NasDem Kepri Nurdin Basirun Diberhentikan Sementara)
 
Johnny mendukung penuh tindakan KPK untuk mengusut tuntas kasus ini. Partai besutan Surya Paloh ini tegas terhadap kadernya yang melakukan tindak pidana korupsi.
 
Ia mengatakan kader partai wajib berintegritas. NasDem akan memberhentikan kadernya jika kedapatan melakukan korupsi, narkoba, dan terlibat pidana pelecehan seksual terhadap anak.
 
Gubernur Kepri Nurdin Basirun ditangkap bersama lima orang lain di Kepri, pada Rabu, 10 Juli 2019. Lima orang yang dimaksud antara lain dari unsur kepala dinas di bidang kelautan, kepala bidang, dua staf dinas, dan pihak swasta.
 
"KPK mengamankan uang dalam bentuk rupiah dan mata uang asing, sedang dalam proses perhitungan," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta.
 
Uang tersebut diduga terkait dengan izin lokasi rencana reklamasi di Kepri. Febri menyatakan tim KPK telah membawa pihak-pihak yang ditangkap tersebut ke gedung KPK, Jakarta.
 
(Baca juga:NasDem Bentuk Tim Investigasi Kasus Reklamasi di Batam)

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif