Ilustrasi KPK. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam
Ilustrasi KPK. Medcom.id/Candra Yuri Nuralam

Presenter TV One Sebut Surat Panggilan KPK Salah Alamat

Candra Yuri Nuralam • 19 Juli 2022 21:02
Jakarta: Presenter TV One Brigita Purnawati Manohara menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) salah alamat dalam pengiriman surat panggilan penyidikan. Lembaga Antikorupsi mengirim surat pemanggilan terkait korupsi di Memberamo Tengah, Papua, di rumah Brigita yang kini dijadikan kontrakan.
 
"Penerima surat yakni orang yang menyewa rumah tersebut siang tadi menjelaskan bahwa dia yang menerima tetapi lupa tidak menyampaikan," kata Brigita melalui keterangan tertulis, Senin, 19 Juli 2022.
 
Brigita mengatakan dia sudah menetap di Jakarta sejak 2012. Alamat kependudukannya juga sudah diubah sejak akhir 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengaku tidak mengetahui dipanggil KPK untuk dimintai keterangan dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi di Mamberamo Tengah. Surat itu baru diketahuinya usai adanya pemberitaan di media massa.
 
"Yang bersangkutan (orang yang ngontrak di rumahnya) baru menjelaskan jika menerima surat ketika dikomplain adik saya setelah beredar kabar di media bahwa saya mangkir," tutur Brigita.
 

Baca: Lari dari KPK, Bupati Mamberamo Diduga Kabur ke Papua Nugini


Brigita juga sudah menanyakan pemeriksaan berikutnya. Dia berjanji bakal hadir untuk memenuhi panggilan penyidik pada Senin, 25 Juli 2022.
 
"Saya sebagai warga negara yang baik yang selama ini belajar ilmu hukum akan menghadiri panggilan penyidik apabila hal tersebut kembali dilakukan guna mendukung upaya pemberantasan korupsi di negeri ini," ujar Brigita.
 
Dia belum mengetahui materi yang akan ditanyakan penyidik. Brigita berjanji bakal bakal kooperatif memberikan semua informasi yang diketahuinya dalam perkara yang menjerat Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak itu.
 
"Sehingga tidak menimbulkan asumsi yang dimungkinkan mengganggu institusi tempat saya bekerja dan organisasi yang menempatkan saya sebagai pengurus didalamnya," ucap Brigita.
 
KPK memanggil Brigita Purnawati Manohara untuk mendalami kasus dugaan suap dan gratifikasi di Mamberamo Tengah, Papua, pada Jumat, 15 Juli 2022. Dia mangkir dari panggilan penyidik.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif