Ilustrasi pembobolan ATM. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pembobolan ATM. Medcom.id/M Rizal

Polisi Minta Kominfo Hapus Konten Pembobolan ATM di Medsos

Nasional kasus pembobolan dana
Antara • 03 Agustus 2020 23:03
Jakarta: Polda Metro Jaya akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk menghapus sejumlah konten di media sosial (medsos) yang menampilkan cara membobol mesin ATM. Salah satu kelompok pembobol dana yang ditangkap mengaku belajar mengakali mesin ATM dari tayangan medsos.
 
"Karena ini sangat gampang dilakukan, sehingga khawatir dimanfaatkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus dalam ekspos kasus di Mako Polda Metro Jaya, Senin, 3 Agustus 2020
 
Tayangan di media sosial tersebut bukanlah konten yang dibuat perorangan. Namun, sebuah konten yang pernah disiarkan di televisi dan kemudian diunggah di media sosial.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tayangan tersebut berisi pengungkapan kasus pembobolan ATM dengan modus yang sama di wilayah Jakarta. Namun, tayangan gamblang menunjukkan cara para pelaku membobol ATM hingga mudah ditiru.
 
Lebih lanjut, Yusri mengatakan pelaku menyabotase ATM tersebut dengan obeng hingga bisa mengambil uang. Namun, saldo rekening pelaku tidak berkurang.
 
Dalam kasus tersebut polisi menangkap tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni S, 27, yang berperan sebagai eksekutor, P, 34, berperan sebagai pengawas, dan YR, 30, sebagai pengemudi dan turut mengawasi situasi.
 
Ketiganya ditangkap polisi di sebuah apartemen di bilangan Jakarta Pusat. Namun, Yusri tidak memerinci kapan pengakapan tersebut dilakukan. Pelaku mengaku bisa meraup uang sebanyak Rp2 juta hingga Rp10 juta dalam sekali beraksi.
 
Ketiga tersangka ditahan di Rutan Polda Metro Jaya dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif