Andi Narogong Kembalikan Rp32 Miliar
Juru bicara KPK Febri Diansyah - MI/Rommy Pujianto.
Jakarta: Terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias Andi Narogong mengembalikan uang korupsi ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Komisi menerima pengembalian uang sejumlah Rp32 miliar. 

"Jaksa eksekusi pada unit Labuksi KPK (Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi) telah menerima pembayaran uang pengganti USD2.150.000 (Rp32.733.750.000, 1dollar = Rp15.225) ke rekening penampungan KPK dari terpidana Andi Agustinus," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi Rabu, 31 Oktober 2018. 

Febri mengungkapkan uang pengganti itu dikirim oleh istri Andi melalui rekening Bank BRI ke rekening penampungan KPK. Pengembalian uang itu sebagai pelaksanaan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1429K/Pid.Sus/2018 tanggal 17 September 2018.


Sejauh ini, Andi Narogong sudah mengembalikan kewajiban berupa uang pengganti dan denda dari korupsi proyek KTP-el sejumlah Rp2,286 miliar dan USD2,5 juta. 

(Baca juga: Andi Narogong Janji Ganti Uang Negara Sebesar USD2,5 Juta)

"Asset recovery ini kami pandang penting untuk mengembalikan ke masyarakat uang yang pernah diambil oleh para pelaku korupsi KTP-el ataupun kasus lainnya," pungkas dia. 

Pada saat proses hukum masih berjalan, Andi Narogong telah mengembalikan uang USD350 ribu. Pembayaran uang pengganti dan denda ini merupakan upaya KPK untuk memulihkan kerugian keuangan negara akibat korupsi KTP-el.

Andi Agustinus alias Andi Narogong dihukum 11 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan penjara oleh Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Andi dinilai terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi pengadaan KTP-el.

Dalam amar putusan itu, hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan kepada Andi yakni membayar uang pengganti sebesar USD2,5 juta dan Rp1,186 miliar dikurangi USD350 selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap subsider 2 tahun.

(Baca juga: Novanto Serahkan Sertifikat Tanah ke KPK)





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id