Bupati Buton Selatan Tiba di KPK
Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat (kemeja tangan panjang abu) - Medcom.id/Juven Martua Sitompul.
Jakarta: Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat, yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tadi malam tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia dibawa ke Jakarta bersama enam orang lainnya yang terdiri dari unsur PNS, konsultan lembaga survei dan pihak swasta.

Pantauan Medcom.id di lokasi, ketujuh orang yang diduga terlibat praktik suap itu dibawa dari Bandara Soekarno-Hatta dengan empat mobil. Orang pertama yang turun dari mobil mengenakan kaos polo berwarna orange.

Tak lama berselang, turun Agus Feisal yang mengenakan kemeja warna abu-abu. Disusul dengan terduga pelaku suap yang lain.


Tak ada komentar dari Agus Feisal soal penangkapannya. Orang nomor satu di Buton Selatan itu memilih bungkam terus berjalan masuk ke lobi markas Lembaga Antikorupsi untuk menjalani pemeriksaan intensif.

KPK menangkap tangan Bupati Buton Selatan Agus Feisal Hidayat (AFH). Dia ditangkap bersama dengan sembilan orang lain yang terdiri dari unsur PNS, konsultan lembaga survei dan pihak swasta.

Tak hanya pelaku, tim penindakan KPK juga turut mengamankan uang sebanyak Rp400 juta yang diduga berkaitan dengan proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan.

Setelah menjalani pemeriksaan awal di Polres Baubau, tim KPK akhirnya memutuskan membawa tujuh dari sepuluh orang yang ditangkap ke Jakarta. Saat ini, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum terhadap pihak-pihak yang ditangkap tersebut.

(Baca juga: Suap Bupati Buton Selatan Diduga Terkait Pilkada Sultra)





(REN)