Kemenpora Kembalikan Cek Rp2 Miliar ke Pemuda Muhammadiyah

Nurul Hidayah 30 November 2018 05:00 WIB
kasus korupsi
Kemenpora Kembalikan Cek Rp2 Miliar ke Pemuda Muhammadiyah
Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto. (Foto: MI/Rommy Pujianto)
Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memutuskan mengembalikan cek senilai Rp2 miliar kepada PP Pemuda Muhammadiyah. 

Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan cek tersebut dikembalikan karena Kemenpora merasa tidak memiliki kewenangan untuk menerima menahan uang tersebut. Pihak perwakilan PP Pemuda Muhammadiyah pun telah hadir untuk bertemu dengan pihak Kemenpora pada Jumat siang untuk mengambil cek tersebut.

"Sudah, kita minta untuk diambil tadi, foto dan tanda terimanya juga sudah ada. Sudah diterima sama mereka tadi siang, kami engga mau menahan duit itu karena di dalam peraturan memang engga ada hak dan alasan Kemenpora untuk menahan duit itu," ujar Gatot saat dihubungi Media Indonesia, Jumat malam, 30 November 2018.


Sebelumnya, PP Pemuda Muhammadiyah mengembalikan uang yang bersumber dari anggaran Dana Kemah Pemuda Islam Indonesia 2017 pada Jumat, 23 November lalu. Mereka beralasan tidak ingin dianggap melakukan penyimpangan dana yang melanggar prinsip organisasi terhadap komitmen antikorupsi.

Gatot pun menegaskan, cek diterima oleh Kemenpora pada Senin pekan ini, namun baru diketahui olehnya pada Rabu lalu.

"Dari data persuratan memang baru kami ketahui pas hari Rabu, kemudian Kamis kami suruh Pak Kepala Biro Humas dan Hukum Kemenpora, Sanusi untuk berkirim surat kepada PP Pemuda Muhammadiyah. Isinya tentang mekanisme pengembalian," tambah Gatot.

Gatot menjelaskan dana sebesar Rp2 miliar tersebut sejatinya berasal dari negara. Karena itu, menurutnya, jika ingin mengembalikan maka PP Pemuda Muhammadiyah harus menyerahkannya langsung ke Kantor Kas Negara.

"Sebetulnya kami tidak ada masalah dengan uang itu, makanya apabila dikembalikan ke kami, untuk apa? ALasan kami menahan uang apa? nanti malah dikira Kemenpora menggunakan uangnya atau sengaja untuk nahan dan itu malah salah lagi. Makanya kalau duit sudah dikembalikan kepada mereka ya terserah, mereka mau mnegembalikan kepada kas negara atau tidak," tandas Gatot.

Sementara itu Kepala Biro Humas dan Hukum Kemenpora, Sanusi mengaku tidak mengetahui pasti siapa yang datang dari pihak PP Pemuda Muhammadiyah. Namun, perwakilan tersebut, menurut Sanusi, diterima oleh seorang Staf Keuangan Kemenpora.

"Saya sendiri lagi di luar kota sekarang sehingga bukan saya yang mengembalikannya ke mereka, tetapi informasinya si sudah dikembalikan," pungkas Sanusi. (Nurul Fadillah)



(SCI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id