Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo - Medcom.id/Ilham Pratama.
Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo - Medcom.id/Ilham Pratama.

AY Didampingi Psikolog

Nasional penganiayaan penganiayaan anak
Ilham Pratama Putra • 10 April 2019 13:03
Jakarta: Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, memastikan korban penganiayaan di Pontianak, AY mendapat pendampingan psikologis. AY mengalami trauma.
 
"Ya mengalami beberapa luka trauma dan (luka) di sebagian tubuh. Saat ini sedang dirawat di rumah sakit. Ada pendampingan dari psikiater," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 10 April 2019.
 
Dedi mengungkapkan pendampingan pada AY ditangani oleh tim psikologi Polda Kalimantan Barat dibantu Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga:Polisi Tangani Proses Hukum Penganiayaan Pelajar SMP Pontianak)
 
"Memang secara yuridis harus seperti itu ya, bantuan untuk korban yang di bawah umur harus ada pendampingan. Terhadap anak-anak yang memiliki permasalahan di bidang hukum itu, diperlakukan khusus," tutur dia.
 
Penganiayaan pada AY terjadi pada Jumat, 29 Maret 2019. Cerita AY viral di media sosial.
 
AY dianiaya oleh tiga siswi SMA berinisial F, P dan N yang berusia 17 tahun. Saat ini tiga orang itu berstatus sebagai terlapor.
 
Kasus penganiayaan terhadap AY mengundang simpatik warga net. Tagar JusticeForAudrey menjadi trending. Warga net meminta pelaku diadili meski masih di bawah umur.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif