Juru bicara KPK Febri Diansyah - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Juru bicara KPK Febri Diansyah - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

KPK Kecewa PNS Koruptor Tak Segera Dipecat

Nasional pns kasus korupsi
Juven Martua Sitompul • 23 Januari 2019 19:42
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengultimatum kepala daerah yang belum memberhentikan Pegawai Negara Sipil (PNS) koruptor. Gaji yang diterima PNS koruptor dinilai akan merugikan keuangan negara.
 
"Kalau ada kesengajaan untuk tetap mempekerjakan para PNS yang sudah terbukti melakukan korupsi berdasarkan putusan berkekuatan hukum tetap, maka ada risiko gaji yang dibayarkan itu sebagai kerugian negara‎," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 23 Januari 2019.
 
Ancaman ini tegas disampaikan KPK karena masih ada sejumlah kepala daerah atau instansi pemerintah, yang belum mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) antara menteri terkait pemecatan 2.357 PNS koruptor. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN), dari ribuan PNS koruptor itu hanya 393 PNS koruptor yang dipecat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga:2.357 PNS Aktif Berstatus Terpidana Korupsi)
 
"Tapi saya kira data (393) itu sudah bertambah ya, memang belum semuanya diberhentikan," ucap dia.
 
Febri mengingatkan kembali para kepala daerah atau pimpinan instansi agar tidak melanggar SKB yang telah ditandatangani oleh Mendagri, Menpan RB, dan BKN terkait pemecatan 2.357 PNS koruptor tersebut.
 
"Jadi ada risiko hukum dan keuangan yang seharusnya menjadi pertimbangan serius bagi para pejabat pembina kepegawaian ini atau PPK tersebut," kata dia.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif