Polisi Diminta Panggil Menpora Terkait Korupsi Kemah

Siti Yona Hukmana 24 November 2018 22:08 WIB
kasus korupsi
Polisi Diminta Panggil Menpora Terkait Korupsi Kemah
Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi (Foto: Dok. Humas Kemenpora)
Jakarta: Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Pemuda Muhammadiyah Trisno Raharjo meminta polisi memanggil Menpora RI Imam Nahrawi. Pemanggilan tersebut terkait dugaan penyelewengan dana anggaran kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia pada 16-17 Desember 2017 di Candi Prambanan Yogyakarta.

"Kalau memang menurut penyidik itu penting, bisa saja pak menteri untuk meng-clear-kan," kata Trisno pada wartawan melalui sambungan telepon, Sabtu, 24 November 2018.

Sebelumnya, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku yang menginisiasi acara itu adalah Kemenpora RI. Pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor hanya berpartisipasi dalam acara itu. 


"Ini memang hal yang perlu didalami," beber Trisno. 

Pada acara itu, Kemenpora memberikan uang Rp2 miliar kepada Pemuda Muhammadiyah untuk menyelenggarakan kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia. Polisi menduga ada penaikan dana pada laporan pertanggungjawaban (LPJ) oleh Pemuda Muhammadiyah.

Menanggapi itu, Trisno ingin polisi tidak hanya memeriksa uang Rp2 miliar yang diberikan kepada Pemuda Muhammadiyah. Namun juga memeriksa seluruh total dana yang dikeluarkan yakni Rp5,5 miliar. Sebanyak Rp2 Miliar untuk Pemuda Muhammadiyah dan Rp3,5 miliar untuk GP Ansor.

"Jadi penyidik bisa melihat terus mengembangkan. Harus transparan," tandas dia.

Polda Metro Jaya menaikkan status kasus dugaan penyelewengan dana dalam acara kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia ke tahap penyidikan. Sebelumnya polisi telah mengeluarkan surat perintah penyelidikan untuk mengusut kegiatan yang diselenggarakan oleh Kemenpora tahun lalu.

Berdasarkan hasil gelar perkara bersama dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), tampak adanya unsur pidana dalam kegiatan yang digelar dengan menggunakan anggaran penerimaan dan belanja negara (APBN) dari Kemenpora RI tersebut. 



(SCI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id