Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Medcom.id/SIti Yona Hukmana
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono. Medcom.id/SIti Yona Hukmana

Anita 'Jembatan' Djoko Tjandra ke Brigjen Prasetyo

Nasional kasus korupsi Djoko Tjandra
Siti Yona Hukmana • 07 Agustus 2020 16:42
Jakarta: Tersangka kasus surat jalan palsu Anita Kolopaking diperiksa perdana sebagai tersangka. Penyidik mencecar Anita terkait sejumlah hal.
 
"Anita ini kunci karena selama ini hubungan antara Djoko Tjandra dengan Brigjen Prasetyo Utomo semua melalui Anita. Jadi, yang bersangkutan ini yang menjembatani selama ini terkait kasus surat palsu," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 7 Agustus 2020.
 
Penyidik Direktorat Tindak Pidama Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri juga mencecar Anita soal pembuatan surat bebas covid-19 untuk Djoko Tjandra. Surat itu dibuat oleh seorang dokter di Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pembuatan surat atas perintah Brigjen Prasetyo Utomo. Prasetyo juga telah ditetapkan sebagai tersangka atas pembuatan surat jalan palsu dan surat bebas covid-19 untuk Djoko Tjandra. Dia ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
 
(Baca: Brigjen Prasetyo Kenal Djoko Tjandra dari Teman)
 
Awi menuturkan penyidik belum menyinggung Anita soal penghapusan red notice Djoko Tjandra. Kasus itu bakal menjadi objek perkara tersendiri.
 
"Itu domainnya Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), mereka sudah menaikkan status penyelidikan ke penyidikan sejak Rabu, 5 Agustus 2020. Tentunya kita bersabar, kita beri waktu mereka menyusun rencana penyidikannya," tutur Awi.
 
Anita diperiksa sejak pukul 10.30 WIB. Dia menjalani pemeriksaan ditemani tiga pengacara. Penyidik akan membuat keputusanan soal penahanan Anita usai pemeriksaan.
 
Bareskrim Polri menetapkan Anita sebagai tersangka pada Kamis malam, 30 Juli 2020. Dia tebukti terlibat dalam pembuatan surat jalan palsu dan surat keterangan bebas virus korona (covid-19) untuk Djoko Tjandra.
 
Anita dijerat Pasal 263 ayat 2 KUHP tentang Penggunaan Surat Palsu dan Pasal 223 KUHP tentang Pemberian Pertolongan terhadap Orang yang Ditahan. Anita terancam hukumam enam tahun penjara.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif