Narapidana di Lapas Kelas IIA Manado, Tuminting, Manado, Sulawesi Utara rusuh dan membakar sejumlah fasilitas lapas. ANT/Adwit B Pramono
Narapidana di Lapas Kelas IIA Manado, Tuminting, Manado, Sulawesi Utara rusuh dan membakar sejumlah fasilitas lapas. ANT/Adwit B Pramono

Lapas Manado dalam Pemulihan Usai Kerusuhan Napi

Nasional kerusuhan penjara
Fachri Audhia Hafiez • 13 April 2020 08:21
Jakarta: Kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Manado, Tuminting, Manado, Sulawesi Utara, berangsur pulih usai kerusuhan. Narapidana sempat membakar sejumlah fasilitas dalam lapas.
 
"Saat ini Lapas Manado sedang dalam tahap pemulihan, baik rehabilitasi fisik bangunan maupun warga binaannya sendiri,” kata pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Nugroho, Senin, 13 April 2020.
 
Beberapa fasilitas lapas yang dirusak dan terbakar di antaranya blok hunian narapidana, yakni Blok D, Blok E dan Blok F. Ketiga blok itu untuk tahanan dengan masa pengenalan lingkungan (Mapenaling), narapidana tindak pidana korupsi (Tipikor), narapidana narkoba, poliklinik, kantin dan bengkel kerja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Blok hunian A, B dan C, gedung perkantoran, dapur juga ruang registrasi relatif masih dalam kondisi baik, perlengkapan senjata api lapas tetap terjaga dan aman," ujar Nugroho.
 
(Baca: 16 Senjata Api Ikut Terbakar di Rutan Kabanjahe)
 
Nugroho mengungkapkan pihaknya tengah menginventarisasi kerusakan dan kerugian. Sehingga perbaikan dan rehabilitasi lapas bisa cepat dilakukan.

Sebagian Narapidana Dipindahkan

Nugroho menuturkan 137 narapidana Lapas Manado dipindahkan ke lapas lain di wilayah Sulawesi Utara. Mereka dipindahkan karena blok hunian rusak dibakar.
 
Sebanyak 32 orang dipindahkan ke Lapas Bitung, 34 orang ke Lapas Tondano dan 30 orang ke Lapas Amurang. Sedangkan 41 orang ditempatkan di Polda Sulawesi Utara.
 
Sementara 295 orang masih berada di Lapas Manado. "Sebanyak 295 Narapidana tersebut adalah narapidana yang tidak terlibat kerusuhan, mereka dikembalikan ke Blok A, B dan C," ucap Nugroho.
 
Kerusuhan terjadi Sabtu, 11 April 2020. Sejumlah narapidana mengamuk dan membakar beberapa bangunan di dalam lapas. Belum diketahui motif kerusuhan.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif