Penutupan Pendidikan (Tupdik) Sespimti Polri Dikreg ke-29 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-60 TA 2020. Foto: Istimewa
Penutupan Pendidikan (Tupdik) Sespimti Polri Dikreg ke-29 dan Sespimmen Polri Dikreg ke-60 TA 2020. Foto: Istimewa

Kapolri Ingatkan Para Perwira Tak Jadi Agen Kasuk-Kusuk

Nasional polri polisi
Yogi Bayu Aji • 22 Oktober 2020 19:44
Jakarta: Kapolri Jenderal Idham Azis mengingatkan para perwira menjaga nama baik institusi. Mereka diminta menjadi atasan yang baik bagi para bawahannya.
 
Hal itu disampaikan dalam Penutupan Pendidikan (Tupdik) Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Pendidikan Reguler (Dikreg) ke-29 dan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-60 Tahun Ajaran (TA) 2020. Pesan Kapolri dibacakan Wakapolri Komisaris Jenderal (Komjen) Gatot Eddy Pramono.
 
"Saya berharap rekan-rekan menjadi agent of change, bukan agen yang kasa- kusuk," kata Idham dalam pesannya, Kamis, 22 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Idham menekankan perwira harus menjadi sahabat bagi anggotanya. Mereka harus menjadi pemimpin yang memiliki komitmen dan dapat memotivasi anggota.
 
"Satu keteladanan lebih baik dari 1.000 nasihat," tegas jenderal berbintang empat itu.
 
Menurut dia, periwa Polri juga harus meningkatkan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Pasalnya, polisi tidak bisa kerja sendiri, perlu kerja sama dengan pihak terkait. Namun, dalam pemilihan kepala daerah (pilkada), netralitas Polri tak bisa ditawar.
 
"Bijaklah dalam sosial media dan jangan hidup mewah dan hedonis. Tanamkan motivasi untuk bangsa dan negara," ungkap Idham.
 
Mantan Kapolda Metro Jaya itu juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik Sespimti dan Sespimmen yang telah lulus. Dia mengapresiasi karena pendidikan para perwira tetap berjalan lancar selama pandemi tanpa ada klaster penyebaran covid-19.
 
Baca: Mengundurkan Diri Karena Kerap Dihina, Kasat Sabhara Polres Blitar Dimutasi
 
Dia mengingatkan para lulus untuk selalu siap untuk ditempatkan di mana pun dengan tugas baru. Ia berpesan ada dua tantangan yang dihadapi saat ini, yakni penanganan covid-19 bersama pemulihan nasional serta pilkada serentak.
 
"Presiden (Joko Widodo) menaruh harapan besar, TNI-Polri sebagai garda terdepan menjaga kebijakan pemerintah sebaik-baiknya dalam penanganan covid-19. Termasuk juga menjaga netralitas dalam proses pilkada serentak," jelas Idham.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif