Ilustrasi PLN. ANT/Zabur Karuru
Ilustrasi PLN. ANT/Zabur Karuru

Gandeng KPK, PLN Amankan Aset Ratusan Miliar di Bali

Nasional kpk PLN aset negara
Insi Nantika Jelita • 23 Oktober 2020 02:29
Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjalin kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) demi mengamankan aset milik perseroan. Lewat kerja sama itu, PLN kembali menerima 806 sertifikat tanah dengan luas mencapai 154 ribu meter persegi yang tersebar di Provinsi Bali dari Kementerian ATR/BPN.
 
"Total nilai aset yang diserahkan mencapai Rp512 miliar. Dukungan dari ATR/BPN dan KPK tidak surut dan justru makin kuat, kami yakin dan optimistis pekerjaan besar ini diselesaikan baik," ujar Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2020.
 
Ia menuturkan total penyelamatan aset hingga Oktober 2020 mencapai 6.500 sertifikat dari 18.239 bidang tanah yang sudah melalui tahap pengukuran oleh BPN. Jumlah tersebut termasuk sertifikat yang diserahkan pada acara koordinasi tata kelola aset di lima provinsi dan laporan seluruh Unit Induk PLN di seluruh Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


PLN memiliki kurang lebih 93 ribu persil bidang tanah yang harus dilegalkan dan disertifikasi sebagai aset milik negara. Total aset itu lebih kurang Rp1.600 triliun.
 
"Sebagian merupakan aset-aset berupa tanah dan lahan operasi PLN, tentu itu merupakan pekerjaan besar dan tantangannya sungguh tidak mudah," ungkap Darmawan.
 
Sementara itu, Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mengapresiasi PLN bersama Kementerian ATR/BPN mengamankan aset negara dengan sertifikasi tanah. Sertifikasi ini merupakan salah satu upaya pencegahan korupsi dan penyalahgunaan aset negara.
 
“Ini sebagai upaya penyelamatan aset dalam rangka meningkatakan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik serta menutup celah korupsi," tutur Lili.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif