Kuasa hukum Hanif Alatas, M Kamil Pasha. Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Kuasa hukum Hanif Alatas, M Kamil Pasha. Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Menantu Rizieq Tak Penuhi Panggilan Polisi karena Ada Agenda Lain

Nasional protokol kesehatan Muhammad Rizieq Shihab
Siti Yona Hukmana • 01 Desember 2020 20:02
Jakarta: Menantu pentolan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab, Muhammad Hanif Alatas (MHA), tidak memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya. Hanif sejatinya akan diperiksa dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan acara akad nikah anak Rizieq.
 
"Kami mohon maaf hari ini belum bisa memenuhi panggilan, karena Habib Hanif sudah ada jadwal saat dipanggil itu," kata kuasa hukum Hanif, M Kamil Pasha, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 1 Desember 2020.
 
Kamil mengatakan pihaknya menerima surat panggilan dua hari sebelum agenda pemeriksaan. Seharusnya, kata dia, berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) saksi menerima surat panggilan minimal tiga hari sebelum agenda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi mohon maaf Habib Hanif sampai dengan saat ini belum bisa memenuhi panggilan ya," ujar Kamil.
 
Kamil telah memberikan surat pemberitahuan ketidakhadiran Hanif ke penyidik. Surat itu dibutuhkan penyidik untuk memenuhi syarat ketidakhadiran seorang saksi.
 
Baca: Rizieq Shihab Tak Penuhi Panggilan Polisi
 
Di samping itu, Kamil menilai kliennya tidak relevan diperiksa dalam kasus ini. Dia berdalih Hanif bukan orang yang mengetahui dan melihat perkara tersebut.
 
"Sedangkan, Habib Hanif ini kurang mengerti ya mengenai perihal apa yang bersangkutan dipanggil gitu kan. Kalau dikatakan ada Pasal 160 (KUHP) menghasut, menghasut yang mana beliau tidak tahu," tutur Kamil.
 
Sebelumnya, Hanif menghadiri kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tebet, Jakarta Selatan pada Jumat, 13 November 2020. Kehadiran Hanif sebagai tamu dalam kegiatan itu.
 
Hanif juga menghadiri akad nikah anak Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu, 14 November 2020. Hanif hadir sebagai keluarga.
 
"Nah, kalau yang dmaksud di Petamburan ya Habib Hanif taunya hanya pernikahan saja di situ, beliau sebagai pihak keluarga kan mau tidak mau juga harus hadir di situ," ujar Kamil.
 
Akad nikah anak Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 14 November 2020 ramai didatangi pengikut Rizieq. Banyak jemaah yang berkerumun, tidak menjaga jarak, dan meningkatkan potensi penyebaran covid-19.
 
Sejumlah peserta juga kedapatan tidak menggunakan masker. Banyak pula peserta acara menggunakan masker tak sesuai ketentuan, seperti digunakan di bawah dagu.
 
Akibatnya, terjadi klaster baru penyebaran covid-19 di lokasi tersebut. Setidaknya ada 30 orang positif covid-19 di Petamburan, Jakarta Pusat.
 
Polisi menyatakan ada unsur pidana dalam pelanggaran protokol kesehatan tersebut. Kini polisi tengah mencari tersangka yang bisa dikenakan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dengan ancaman kurungan satu tahun atau denda Rp100 juta.
 
Lalu, Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan untuk Melakukan Kekerasan dan Tidak Menuruti Ketentuan Undang-Undang, dengan ancaman enam tahun penjara atau denda Rp4.500. Pasal 216 ayat 1 KUHP tentang Menghalang-halangi Ketentuan Undang-Undang, dengan ancaman pidana penjara empat bulan dua minggu atau denda Rp9.000.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif