Mantan Petinggi PT Nindya Karya Diperiksa KPK

Juven Martua Sitompul 26 Juni 2018 11:04 WIB
kasus korupsi
Mantan Petinggi PT Nindya Karya Diperiksa KPK
Juru bicara KPK Febri Diansyah/ANT/Aprilio Akbar
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga mantan petinggi PT Nindya Karya (Persero). Ketiganya akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan pembangunan Dermaga Sabang menggunakan APBN Tahun 2006-2011.

Ketiga mantan bos PT Nindya Karya yang dipanggil itu ialah mantan Direktur Utama PT Nindya Karya Robert Mulyono Santoso, mantan Direktur PT Nindya Karya Sugeng Santosa, serta mantan Komisaris PT Nindya Karya Wicipto Setiadi.

"Ketiganya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka PT NK (Nindya Karya)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 26 Juni 2018.


Penyidik juga memanggil Direktur PT Tuah Sejati Azlim. Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka yang sama.

Belum diketahui detail kaitan ataupun hal apa yang akan digali dari keempat saksi dalam kasus ini. Kuat dugaan saksi mengetahui bahkan turut dalam proses pengambilan kebijakan oleh PT Nindya Karya.

KPK sebelumnya menetapkan dua korporasi, BUMN PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan dermaga bongkar pada kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Sabang yang dibiayai APBN Tahun 2006-2011.

Penetapan dua korporasi tersebut merupakan pengembangan penyidikan perkara sebelumnya. Dua korporasi tersebut diduga melakukan penyimpangan pengerjaan proyek senilai Rp793 miliar. Negara dirugikan sekitar Rp313 miliar.

PT Nindya Karya diduga menerima laba Rp44,68 miliar. Sementara PT Tuah Sejati menerima laba Rp49,9 miliar. KPK telah memblokir rekening perusahaan tersebut.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id