Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Alasan Polri Menonaktifkan Kapolres Jaksel dan Karo Paminal

Siti Yona Hukmana • 21 Juli 2022 12:15
Jakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susanto dan Karo Paminal Divisi Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan buntut peristiwa baku tembak di rumah Irjen Ferdy Sambo. Penonaktifan perwira menengah (pamen) dan perwira tinggi (pati) itu agar penanganan kasus objektif. 
 
"Untuk menjaga independensi tersebut, transparansi dan akuntabel, Pak Kapolri memutuskan untuk menonaktifkan dua orang," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Kamis, 21 Juli 2022. 
 
Dedi mengatakan tim khusus harus bekerja sesuai komitmen Kapolri. Yakni menjaga objektivitas, transparansi, dan independensi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tim harus bekerja secara profesional dengan pembuktian secara ilmiah. Ini merupakan suatu keharusan," ujar Dedi. 
 
Penonaktifan Budhi dan Hendra dilakukan pada Rabu malam, 20 Juli 2022. Pengganti mereka akan ditentukan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.
 

Baca: Buntut Kasus Brigadir J, Polri Nonaktifkan Karo Paminal dan Kapolres Jaksel


Sebelumnya, keluarga Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat meminta Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi dan Karo Paminal Divpropam Polri Brigjen Hendra Kurniawan turut dinonaktifkan. Kinerja kedua polisi itu dinilai problematik.
 
"Kapolres Jaksel itu bekerja tidak sesuai prosedur untuk mengungkap perkata tindak pidana," kata koordinator tim kuasa hukum Brigadir Yosua, Kamarudin Simanjuntak, saat dihubungi, Selasa, 19 Juli 2022.
 
Sementara itu, keluarga Brigadir Yosua menilai tindakan Brigjen Hendra tidak sopan. Keluarga merasa diintimidasi dan dipojokan.
 
"Sampai memerintah tidak boleh memfoto, merekam, pegang HP, masuk ke rumah tanpa izin. Itu tidak mencerminkan perilaku Polri sebagai pelindung," tegas Kamarudin.
 
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam Polri. Langkah tersebut buntut kasus penembakan antarpolisi di kediaman Irjen Ferdy Sambo.
 
"Saya putuskan bahwa mulai malam, ini jabatan Irjen Pol Ferdy Sambo untuk sementara dinonaktifkan," kata Kapolri di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin, 18 Juli 2022.
 
Kapolri tak membiarkan Divisi Propam Polri kehilangan pimpinan. Dia menyerahkan segala hal terkait Propam Polri ke Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif