Koordinator MAKI Boyamin Saiman. Medcom.id/Cindy
Koordinator MAKI Boyamin Saiman. Medcom.id/Cindy

Kejaksaan Agung Diminta Serius Menyikapi Survei Kinerja

Nasional survei Pelanggaran HAM Kejaksaan Kejaksaan Agung Penegakan Hukum
Media Indonesia.com • 21 Oktober 2021 23:49
Jakarta: Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) menyoroti berbagai survei terkait kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung). Korps Adhyaksa diminta serius menyikapi survei yang menggambarkan kemerosotan kinerja Kejagung.
 
"Saya menghormati hasil survei dan meminta Kejagung untuk menjadikannya sebagai perbaikan. Kenyataannya Kejagung belum menghadirkan keadilan dalam proses penegakan hukum," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Kamis, 21 Oktober 2021.
 
Dia mengutip survei Litbang Kompas yang menempatkan Kejaksaan Agung di bawah Mahkamah Agung dan Mahkamah Konsistuti. Bahkan, Korps Adhyaksa memiliki citra positif di bawah Polri yang memiliki persentase 77 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pemerintah Tegaskan Selalu Upayakan Penyelesaian Pelanggaran HAM
 
Teranyar, Boyamin juga menyayangkan rapor merah Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) terhadap Kejagung. Jaksa Agung ST Burhanuddin dianggap belum bisa menyelesaikan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
 
MAKI, kata Boyamin, juga mengkritik banyaknya kasus mangkrak di Kejaksaan Agung. Contohnya, seperti kasus korupsi Bank Bali.
 
"Itu ada tersangka sampai sekarang belum dibawa ke pengadilan, tetapi juga tidak dihentikan," kata dia.
 
Boyamin juga menyebut terdapat juga kasus Indosat uang pengganti Rp1,2 triliun sampai sekarang belum dieksekusi. Padahal, menurutnya, peristiwa perkaranya sudah 6 tahun yang lalu, dan juga belum disidangkan.
 
"Sampai saya mengajukan gugatan praperadilan dua kali, dalam kasus Indosat. Terus kasus yang pernah saya gugat 10 praperadilan menjelang lebaran tahun 2019, itu misalnya kasus Dapen (dana pensiun) Pertamina yang itu kerugiannya hampir Rp550 miliar," kata Boyamin.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif