Karopenmas Polri Brigjen Argo Yuwono. Foto: Andry Widyanto/MI
Karopenmas Polri Brigjen Argo Yuwono. Foto: Andry Widyanto/MI

22 Saksi Diperiksa Kasus Pembunuhan Hakim Medan

Nasional pembunuhan
Juven Martua Sitompul • 05 Desember 2019 23:29
Jakarta: Polisi telah memeriksa 22 saksi kasus kematian Hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin. Para saksi yang diperiksa merupakan orang dekat Jamaluddin.
 
“Butuh waktu proses dan saksi sudah diperiksa ada tambahan 22 saksi. Saksi yang ada di rumah, di kantor, teman nya korban, semuanya yang indikasi diduga yang ada kaitannya dilakukan,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019.
 
Menurut Argo, dalam mengusut kasus ini penyidik mengedepanjan dua hal yakni induktif dan deduktif. Pada tahap induktif, polisi mendalami sejumlah alat bukti yang ditemukan dari tempat kejadian perkara (TKP).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kita pelan-pelan deteksi, di TKP apa saja yang ditemukan kita catat dan identifikasi, apakah ada sidik jari dan barang bukti lainnya sepatu sandal dan lain-lain,” kata dia.
 
Sedangkan Deduktif, kata Argo, penyidik mencermati adanya dugaan ancaman pembunuhan dari pihak tertentu. Salah satunya dari pihak yang perkaranya ditangani Jamaluddin.
 
“Deduktif sendiri apakah yang bersangkutan menangani satu kasus yang kira kira berpotensi adanya pengancaman dan menyebabkan menghilangkan nyawa orang,” pungkasnya.
 
Hakim Jamaluddin tewas di Dusun II Namo Bintang Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang. Jasad Jamaluddin ditemukan di mobil miliknya, Toyota Prado berwarna hitam dengan plat BK 77 HD. Dugaan sementara, korban menjadi korban pembunuhan.
 

(BOW)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif