Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati Iskak--Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati Iskak--Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.

Kejati DKI Diminta Bawa Asisten Tipidum ke KPK

Nasional OTT KPK
Juven Martua Sitompul • 29 Juni 2019 04:30
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta membantu tim penyidik memeriksa Asisten Bidang Tindak Pidana Umum Kejati DKI Jakarta, Agus Winoto. Kejati DKI diminta membawa Agus Winoto untuk datang ke markas lembaga antirasuah.
 
"KPK telah meminta pada Kejati DKI agar dapat membantu membawa saudara Agus Winoto, Asisten Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk dilakukan permintaan keterangan malam ini di kantor KPK," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 28 Juni 2019.
 
KPK menangkap dua jaksa Kejati DKI bersama dua pengacara dan satu pihak swasta yang beperkara. Kelima orang ini terjaring operasi tangkap tangan (OTT) karena diduga terlibat praktik rasuah terkait penanganan perkara penipuan yang ditangani Kejati DKI.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jaksa yang ditangkapberinisial YP dan anak buahnya berinisial Y. YP diketahui menjabat setingkat Kepala Seksi di Kejati DKI.
 
Dari operasi senyap ini, tim satgas KPK mengamankan barang bukti uang sebanyak SGD21.000. Kemungkinan total uang suap yang menjadi bukti itu bertambah karena masih penghitungan.
 
Lembaga antirasuah belum menjelaskan detail perkara yang melibatkan dua jaksa Kejati DKI dan tiga orang lainnya. Alasannya, pemeriksaan para terduga pelaku masih berlangsung di Gedung Merah Putih KPK.
 
Lembaga superbody berjanji bakal merunut perkara ini dalam konferensi pers yang bakal digelar, Sabtu, 29 Juni 2019. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak uang ditangkap.
 

(BOW)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif