Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono meninjau situasi di depan Gedung Bawaslu. (Foto: Medcom.id/Ilham Pratama)
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono meninjau situasi di depan Gedung Bawaslu. (Foto: Medcom.id/Ilham Pratama)

Satgas Nusantara Bakal Amankan Pilkada 2020

Nasional PIlkada Serentak 2020
Kautsar Widya Prabowo • 16 Agustus 2019 00:22
Jakarta: Satuan tugas (Satgas) Nusantara yang bertugas mengamankan Pemilu 2019 bakal diaktifkan kembali untuk mengamankan Pilkada serentak 2020. Langkah ini diambil karena satgas nusantara diklaim berhasil mengamankan pesta demokrasi April lalu.
 
"Saya kira polisi menyiapkan langkah-langkah antisipasi, kemudian namanya satgas nusantara masih berjalan juga satgas ini," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Rabu, 15 Agustus 2019.
 
Gatot menyebut Satgas Nusantara berperan aktif meredam keadaaan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kericuhan."Satgas bertujuan untuk cooling system, kalau di masyarakat atau kelompok-kelompok tertentu yang memanas-manasi situasi, nah ini mendinginkan situasi itu," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berkaca pada pelaksanaan pemilu 2019, isu-isu sensitif terkait suku agama ras (SARA) harus dapat diredam sebelum menimbulkan kericuhan. Sebab, isu tersebut dapat merusak persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
 
(Baca: Amankan Pemilu, Polisi Bentuk Satgas Nusantara)
 
Jenderal bintang dua itu tidak akan segan-segan menyeret pihak-pihak yang berlindung dari isu tersebut ke ranah hukum. Apalagi, jika pihak itu mengabaikan peringatan anggota kepolisian.
 
"Kalau jelas-jelas itu dapat membahayakan keamanan dan persatuan kesatuan ya kita enggak perlu ingatkan langsung kita laporkan ke penegakan hukum terhadap mereka," tegasnya.
 
Korps Bhayangkara berharap kondisi yang kondusif bukan hanya menjadi tanggug jawab polisi dalam hal ini satgas Nusantara. Organisasi masyarakat hingga mahasiswa juga diminta menciptakan keadaan yang damai dan tentram di tengah masyarakat.
 
"Teman-teman mahasiswa, ormas, ulama bersama-sama kita dinginkan situasi ini, kalau enggak di dinginkan bisa meledak," pungkasnya.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif