Gedung Kejaksaan Agung. Foto: MI/Pius Erlangga
Gedung Kejaksaan Agung. Foto: MI/Pius Erlangga

Kejaksaan Gali Keterlibatan Tersangka Jiwasraya ke Enam Saksi

Nasional Jiwasraya
Cindy • 16 Januari 2020 05:30
Jakarta: Kejaksaan Agung memeriksa enam saksi terkait kasus suap PT Asuransi Jiwasraya. Mereka dimintai keterangan soal keterkaitannya dengan lima tersangka.
 
"Penyidik menggali bukti-bukti keterkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi yang disangkakan kepada lima tersangka yang kemarin telah dilakukan penahanan," ucap Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Hari melanjutkan keterangan keenam saksi telah masuk dalam materi penyidikan. Keterangan mereka dapat digunakan sebagai tambahan alat bukti atas penetapan lima tersangka kasus suap Jiwasraya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Bisa disimpulkan yang kita mintai keterangan rata-rata dari perusahaan manajemen aset. Untuk bisa mengaitkan ini (terhadap tersangka)," kata Hari.
 
Keenam saksi tersebut antara lain Direktur PT PAN Arcadia Asset Management, Irawan Gunari, Mantan Marketing PT GAP Asset Management Ratna Puspitasari, Mantan Direktur Pemasaran PT GAP Asset Management Arifadhi Soesilarto. Lalu ada Direktur PT Pool Advista Asset Manegement Ferro Budhimeilano, Direktur PT MNC Asset Management Ferry Kojongian dan Direktur PT Sinar Mas Asset Management Alex Setyawan WK.
 
Usai diperiksa, keenam saksi tersebut bungkam ketika ditanya oleh media soal kehadiran mereka di Kejaksaan Agung. Salah satu saksi Direktur PT PAN Arcadia Asset Management, Irawan Gunari hanya mengaku tidak terlibat dalam kasus dugaan korupsi di Jiwasraya.
 
"Saya enggak terlibat," ucap Irawan di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Irawan irit bicara saat ditanyai soal pemeriksaan dan keterkaitannya dalam kasus. Dia meminta awak media menanyakan hal tersebut langsung ke penyidik. Sementara itu, kelima saksi lainnya memilih bungkam.
 
Kejagung menetapkan lima orang tersangka kasus dugaan korupsi PT Jiwasraya. Kelimanya ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan bukti yang cukup.
 
Kelima orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Jiwasraya, Syahmirwan; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya; Hary Prasetyo, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Heru Hidayat; dan Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro.
 
Kelima tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 ayat (1) huruf b UU Nomor 31 Tahun 1999 Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 

 

(DMR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif