Sejumlah karyawan kebun kelapa sawit PT Palma Satu menggelar teatrikal di halaman gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 4 Desember 2019. Dokumentasi/ istimewa
Sejumlah karyawan kebun kelapa sawit PT Palma Satu menggelar teatrikal di halaman gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu, 4 Desember 2019. Dokumentasi/ istimewa

Buruh Gelar Teatrikal Minta KPK Tak Tebang Pilih

Nasional kasus suap
Medcom • 04 Desember 2019 17:00
Jakarta: Ratusan karyawan kebun kelapa sawit PT Palma Satu menggelar unjuk rasa dibalut teatrikal di halaman gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan. Aksi tersebut meminta agar KPK membuka pemblokiran rekening PT Palma Satu agar ribuan karyawan bisa mendapat gaji.
 
"Ini bukan kebencian, ini datang dari hati kami. Semoga bapak mempertimbangkan apa yang kami sampaikan," kata Koordinator aksi, Antoni Lawolo, di lokasi, Rabu, 4 Desember 2019.
 
Antoni menyebut massa yang hadir dalam aksi kali ini datang langsung dari Provinsi Riau.Massa meminta KPK selaku lembaga penegak hukum independen dan mempunyai kekuatan penuh tidak tebang pilih dalam penegakan hukum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Antoni dalam bertindak, KPK juga harus mempertimbangkan masyarakat kecil yang terdampak. "Kami meminta keadilan dan KPK tidak tebang pilih dalam penegakan hukum. Kami merasakan adanya aroma tebang pilih dan perlakuan tidak adil dari KPK," jelas Antoni.
 
Antoni menambahkan sejak diblokirnya rekening PT Palma Satu oleh KPK pada 21 Oktober 2019, 1.100 karyawan belum menerima pembayaran gaji hingga saat ini. "Kami juga berharap KPK lebih mengedepankan rasa kemanusiaan ketimbang kekuatannya dan tidak disusupi kepentingan sejumlah oknum," pungkas Antoni.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif