Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.
Ilustrasi. Medcom.id/Mohammad Rizal.

Polisi Diminta Menindak Pengancam Kepala Negara

Nasional ujaran kebencian
12 Mei 2019 01:59
Jakarta: Ancaman pendemo yang ingin memenggal kepala Presiden Joko Widodo, tak bisa dbiarkan. Penegak hukum diminta mengusut pengancam Kepala Negara Indonesia itu.
 
"Sudah sepatutnya hukum tak boleh tunduk terhadap mereka yang brutal," ujar Wakil Kepala Rumah Aspirasi Jokowi-Ma'ruf, Michael Umbas, Sabtu, 11 Mei 2019.
 
Menurutnya, ancaman terhadap Kepala Negara jelas meresahkan, apalagi jika dibiarkan. Karena berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Mengingat ancaman itu dialamatkan ke simbol negara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain tindakan dari penegak hukum, Umbas juga meminta calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto merespons. Sebab ancaman itu dilontarkan oleh pendukungnya, sehingga perlu dipertanyakan korelasi ancaman dengan dukungan.
 
"Coba Pak Prabowo lihat dan dengar, keliaran dari pendukung anda ini," ujar dia.
 
Umbas pun mengimbau pendukung Jokowi-Ma'ruf tak terpancing dengan ancaman itu. Situasi Ramadan yang sejuk tak perlh dicoreng dengan pembalasan.
 
"Sebagai sesama manusia, kami mendoakan si pendemo mendapat pintu maaf dari Tuhan Yang Maha Esa," tandas dia.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif