Penyebar Hoaks Penculikan Anak Ditangkap
Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo/Medcom.id
Jakarta: Penyebar hoaks peunculikan di media sosial ditangkap. Tersangka mengunggah gambar, video, dan tulisan berkonten penculikan anak di berbagai wilayah.

"Dua tersangka lagi adalah inisial D dan N," kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo seperti dilansir Antara, Sabtu, 3 November 2018.

Dedi menjelaskan D ditangkap di Kabupaten Pasuruan, jawa Timur, Rabu, 31 Oktober 2018. Sedangkan N ditangkap di Kota Sukabumi, Jawa Barat, Jumat, 2 November 2018.


Baca: Hoaks Penculikan Anak Ganggu Psikologis Orang Tua

Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sebelumnya menangkap empat tersangka. Keempatnya ialah EW< RA, JHS, dan DNL.

Mereka menyebarkan gambar, video, dan tulisan dengan konten penculikan anak di Pasuruan, Jawa Timur; Terminal Sukaraja, Sentul, Jawa Barat; dan Ciputat, Tangerang melalui Facebook. Hoaks itu menimbulkan keresahan di masyarakat.

"Terutama bagi para orang tua yang punya anak kecil," ucap Dedi.

Baca: Polri Buru Penyebar Hoaks Penculikan Anak

Berdasarkan penyelidikan, tersangka mengaku hanya ingin masyarakat lebih waspada menjaga anak-anak mereka. Belum diketahui motif lain dalam kasus tersebut.

Tersangka dijerat Pasal 51 Jo Pasal 35 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun dan atau denda paling banyak Rp12 miliar.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id