Pengusutan Kasus Munir Berpotensi Mandek
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto. Foto: Lukman Diah Sari
Jakarta: Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyebut pengusutan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib berpotensi jalan di tempat. Polisi belum menemukan bukti baru dalam kasus tersebut.

"Kalau tidak ada fakta baru mau diapain lagi, mandek gitu saja, ditutup tidak, dilanjutkan juga tidak," ucap Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto ‎di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 10 September 2018.

Menurut Setyo, bukti yang ditemukan ‎tim pencari fakta (TPF) memang bisa membantu proses penyidikan dan saling mengisi. Namun, bukti tersebut belum tentu menjadi materi penyidikan polisi.


Setyo melanjutkan, Polri mempersilakan jika istri Munir, Suciwati berniat mendatangi Bareskrim. Apalagi, ‎Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah memerintah untuk meneliti kembali kasus kematian Munir.

"Memang kalau mau ketemu, dia ingin ketemu Kabareskrim. Tapi, bisa dilanjutkan atau tidak lagi (kasus Munir)," terang dia.

‎Sebagaimana diketahui, Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah meminta Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto untuk meneliti kembali kasus pembunuhan Munir. Arief merupakan mantan penyidik kasus Munir. 

Baca: Bukti Baru Kunci Kelanjutan Kasus Munir

"‎Nanti saya akan minta kepada Kabareskrim yang baru, Pak Arief, untuk melakukan penelitian kasus itu," ucap Tito.

Tito bakal berkomunikasi terkait kelanjutan pengembangan kasus Munir dengan Kabareskrim Arief. "Apakah masih bisa dikembangkan atau memang sudah seperti itu, nanti saya minta masukan dari pak Kabareskrim," ujar Tito.





(DMR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id