Petinggi PLN Beberkan Penunjukan Blackgold ke Penyidik

Juven Martua Sitompul 15 September 2018 02:36 WIB
kasus suap
Petinggi PLN Beberkan Penunjukan Blackgold ke Penyidik
Direktur Perencanaan Kooperatif PLN Syovfi Felienty Roekman (kiri) di Gedung KPK. MI/Ramdani.
Jakarta: Direktur Perencanaan Kooperatif PLN Syovfi Felienty Roekman mengaku telah membeberkan ihwal penunjukan langsung PT Blackgold Natural Resources Limited, milik tersangka Johannes Budisutrisno Kotjo (JBK), sebagai konsorsium penggarap proyek PLTU Riau-I kepada penyidik.

Hal ini disampaikan Syofvi usai diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih (EMS). "Jangan tanya saya kalau itu sudah saya jelaskan," kata Syofvi di Gedung KPK, Jakarta, Jumat, 14 September 2018.

Syofvi selebihnya menolak menjelaskan detail proses penunjukan Blackgokd tersebut. Dia mengklaim penyidik lebih banyak dikonfirmasi soal tugasnya di PLN dengan jabatan Direktur Perencanaan Koorporatif.


"Ada 17 (pertanyaan) tapi yang penting yang tupoksinya saya lah sebagi direktur perencanaan koorporatif, itu aja," ujar dia.

Syofvi mengaku tidak mengetahui soal pertemuan bosnya, Dirut PLN Sofyan Basir dengan ketiga tersangka dalam kasus ini. "Waduh aku enggak tahu, saya enggak ngerti kalau pertemuan," ucap dia.

Nama Sofyan Basir memang santer disebut sebagai salah satu pihak yang ikut terlibat dalam pembahasan proyek PLTU Riau-I. Sofyan diduga ikut berperan dalam meloloskan perusahaan Blackgold Natural Resources Limited sebagai konsorsium penggarap proyek PLTURiau-I.

Bahkan, dalam CCTV yang disita KPK dari sejumlah lokasi, Sofyan Basir bersama dengan mantan Menteri Sosial Idrus Marham beberapa kali melakukan pertemuan dengan kedua tersangka dalam kasus ini yakni Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih dan bos Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo.

Dalam proses pengusutan kasus ini, Sofyan Basir sudah dua kali diperiksa penyidik. Kepada awak media, dia tak menepis informasi kalau dirinya mengenal dekat Idrus dan kedua tersangka tersebut.

KPK baru menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Ketiga tersangka itu antara lain, Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih, bos Blackgold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo dan teranyar Idrus Marham.



(AGA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id