Bimanesh Akui Luka di Kepala Novanto bukan Akibat Kecelakaan

Damar Iradat 07 Juni 2018 16:24 WIB
korupsi e-ktp
Bimanesh Akui Luka di Kepala Novanto bukan Akibat Kecelakaan
Terdakwa perkara merintangi penyidikan KTP-el, Bimanesh Sutarjo - ANT/Wahyu Putro A.
Jakarta: Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo sanksi luka-luka yang dialami oleh Setya Novanto disebabkan kecelakan pada 16 November 2017. Menurut dia, luka-luka yang didapat Novanto diakibatkan oleh benda tumpul. 

Bimanesh mengaku bersalah meladeni permintaan mantan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi. Ia mengaku hasil visum yang ia tulis soal Novanto salah.

"Itu sebabnya makanya saya tidak berani mencantumkan (luka-luka Novanto) disebabkan kecelakaan lalu lintas. Yang tertulis di visum saya salin untuk kecelakaan lalu lintas, tapi jelas karena benda tumpul," kata Bimanesh saat diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 7 Juni 2018. 


(Baca juga: Pengacara Novanto Bandingkan Kecelakaan Kliennya dengan Putri Diana)

Jaksa pada KPK kemudian mengonfirmasi komunikasi Bimanesh dengan saudaranya, Edit Tansari lewat pesan Whatsapp. Dari bukti yang dimiliki jaksa Edit sempat menanyakan kebenaran kecelakaan Novanto pada Bimanesh. 

"Dalam percakapan WhatsApp 18 November di pukul 08.00 pagi ini, ada pertanyaan dari Edit Tansari; Jadi mau ke Metro TV dan terus ke KPK itu bohong? Malah kecelakaan ya?
Saudara menjawab kecelakaannya disengaja, mobil bekas, baru dibeli paginya, skenario amatiran, ketahuan banget," beber jaksa membacakan barang bukti. 

Jaksa kemudian mempertanyakan bagaimana Bimanesh mengetahui jika mobil yang ditumpangi Novanto merupakan mobil bekas. Namun, Bimanesh mengelak. 

"Dari media (tahu dari media), itu mobil bekas baru dibeli paginya, itu saja yang saya sampaikan ke dia," tukas Bimanesh. 

(Baca juga: Benjol Novanto Sebesar Bakpao Lelucon)





(REN)