Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati Iskak--Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.
Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Yuyuk Andriati Iskak--Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.

KPK Pertimbangkan Kasasi Pengurangan Hukuman Lucas

Nasional suap di ma
Juven Martua Sitompul • 29 Juni 2019 10:36
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mempertimbangkan melakukan kasasi terhadap putusan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta atas pengurangan masa hukuman advokat Lucas. Jaksa KPK masih mempelajari putusan PT DKI tersebut.
 
"JPU KPK tengah mendiskusikan dan melaporkan kepada pimpinan KPK untuk lakukan Kasasi atau tidak terhadap pengurangan masa tahanan tersebut," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu, 29 Juni 2019.
 
Sebelumnya, PT DKI Jakarta memotong masa hukuman terpidana kasus merintangi penyidikan Edy Sindoro, advokat Lucas. Masa hukuman Lucas 'disunat' yang sebelumnya 7 tahun penjara menjadi 5 tahun penjara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berdasarkan laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Tinggi DKI di (https://putusan.mahkamahagung.go.id/putusan.180f0b0c225605641145225d7542d4bd), majelis hakim yang dipimpin oleh Daniel Dalle Pairunan mengubah dan menjatuhkan vonis kepada Lucas menjadi 5 tahun penjara. Sidang digelar pada Kamis, 20 Juni 2019.
 
"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa dengan pidana penjara selama 5 (lima) tahun dan denda sebesar Rp600.000.000,00 (enam ratus juta rupiah) dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama 6 (enam) bulan," mengutip amar putusan tersebut.
 
Baca:Hukuman Lucas Disunat Pengadilan Tinggi DKI
 
Selain mengurangi hukuman Lucas, majelis hakim juga memerintahkan penyidik membuka rekening Lucas. Rekening yang harus dibuka yakni bank Panin, Bank Dana Investor, CIMB Niaga, BJB, BCA, dan Mandiri.
 
Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman tujuh tahun penjara serta denda Rp600 juta rupiah subsider enam bulan kurungan.
 
Lucas dinilai terbukti menghalangi proses penyidikan KPK karena membantu pelarian Eddy Sindoro saat mantan petinggi Lippo Group tersebut menjadi tersangka kasus suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
 
Lucas terbukti melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif